Berhasil Perjuangkan Aspirasi CU Medan, Deli Serdang, Sergai, Tebing Tinggi- Puluhan Ribu Anggota CU Dukung Hendrik Sitompul Pemilihan Legislatif 2024

by

GEOSIAR.COM MEDAN,- Pengurus Credit Union (CU) Mebilangdes (Medan Binjai Langkat Deli Serdang) mengundang secara khusus Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Drs Hendrik Sitompul MM. Pertemuan yang digelar di kantor KSP CU.Damai Sejahtera Medan yang beralamat di Jalan SM.Raja Km.10 Jalan Damai No.12-A Medan pada Senin (23/01/2023), sekaligus untuk mengucapkan terimakasih atas perjuangan Hendrik Sitompul membantu dan memfasilitasi, perjuangan CU Mebilangdes menolak RUU P2SK. Demikian keterangan resmi yang diterima Redaksi Geosiar.com, Kamis (26/1/2023).

“Sebenarnya untuk pertemuan ini, kita mau mengundang sampai ke petugas lapangan. Hanya hal ini akan memakan waktu sampai 2 hari dan tidak maksimal. Dan saat ini secara khusus kita mengundang Pak Hendrik untuk menyampaikan ucapan terima kasih kita, itu sebenarnya”,ungkap Ketua Umum CU Mebilangdes Robinson Nainggolan, mengawali sambutannya.

Dijelaskan Robinson, karena ada pengurus CU yang diundang ke Senayan untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP). Ini juga kesempatan kita untuk berjumpa dengan ketua Fraksi Partai Demokrat. Ini termasuk partisipasi dan perjuangan yang difasilitasi oleh Pak Hendrik Sitompul.

“Walaupun ada daerah lain yang ikut untuk berjuang bersama-sama, tapi semua ini tidak lepas juga dari perjuangan kita untuk Sumatera Utara. Maka dalam kesempatan ini, kita undang secara khusus Pak Hendrik Sitompul untuk mengucapkan terima kasih kepada beliau, karena jadwal Bapak ini sangat terbatas,” tambahnya.

Untuk itu, lanjutnya, diacara awal ini, marilah kita undang Pak Purba dan Pak Tamba. “Untuk menyampaikan cenderamata berupa ulos, ikan mas dan foto saat di Senayan sebagai ungkapan terima kasih kita kepada Pak Hendrik Sitompul,” kata Sekretaris CU Ramli Tarigan.

Pada saat memberi ikan mas kepada Hendrik Sitompul, Lumbanggaol sebagai Ketua Adat mengatakan, “Inilah ikan mas sebagai lambang berkat dari Tuhan Yang Maha Esa yang kami persembahkan kepada Bapak Hendrik Sitompul dan Timnya untuk keberhasilan dari usaha kita bersama dalam rangka mediasi ke DPR RI untuk mensukseskan CU yang ada di Provinsi Sumatera Utara ini.

Doa kami, kiranya Bapak Hendrik Sitompul selalu dalam keadaan sehat dan sukses di Partai Demokrat, khususnya pada Pileg 2024 sesuai dengan apa yang kita harapkan”, kata Lumbangaol.

Kronologis

Perihal Rancangan Undang-undang (RUU) perkoperasian yang sedang digodok-godok dan akan disyahkan oleh DPR RI. Pada waktu itu, lanjut Ramli, masih ada kesempatan waktu untuk koreksi. Koreksinya bisa dilaporkan ke kantor DPR RI. Lalu kalau koreksinya hanya melalui surat ke DPR RI, sepertinya kurang kuat. Saran dari Pak Hendrik Sitompul harus melalui RDP, sehingga diaturlah keberangkatan perwakilan pengurus CU dalam waktu yang sangat singkat.

Sesampai di Jakarta, kata Ramli, pengurus CU langsung datang ke kantor Fraksi Partai Demokrat yang sudah diatur oleh staf Hendrik Sitompul yang ada di Jakarta. “Sebelum kami memasuki ruangan RDP di komisi 6, kami diundang Pak Hendrik Sitompul ke ruang rapatnya untuk diberikan arahan. Setelah itu, kami dibawa ke ruang RDP komisi 6 dan dihadirkan disana,” tambahnya.

Pada saat RDP, lanjut Ramli, semua diberikan kesempatan untuk memberikan pendapat dan usulan masing-masing terkait RUU perkoperasian yang tidak sesuai dengan CU. Dan hasil dari pertemuan itu adalah bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak lagi mengawasi koperasi. Hal ini sesuai petunjuk dan arahan dari Pak Hendrik Sitompul dan sudah ada Perpu yang baru UU No.4 tahun 2023. Jadi koperasi hanya diawasi oleh Menteri Koperasi dan pengawas-pengawas dari koperasinya. Dan tidak diawasi lagi oleh OJK.

“Kami menyadari bahwa, dengan adanya fasilitasi dari Pak Hendrik Sitompul, sudah sepatutnya kita mengucapkan terima kasih”,tegas Ramli.

Sementara itu, Manager CU Sekunder Sumatera Timur Justinus Tamba mengatakan, selama ini koperasi itu dibawah Kementrian Koperasi atau Dinas Koperasi. Ini akan dilempar ke OJK. Apa kelemahannya?. Di OJK, nilai dan prinsip-prinsip koperasi yaitu azas kekeluargaan dan gotong royong itu tidak ada. “Inilah yang kita jelaskan kepada seluruh Stakeholder dan pengambil keputusan yang dalam hal ini adalah DPR RI”, jelas Tamba.

Dulu sebelum RUU ini bergulir, lanjut Justinus, mungkin teman-teman agak risih dengan Partai Demokrat (PD). Ternyata pengalaman saya pribadi sebelum ke PD, kami forum komunikasi koperasi indonesia (Forkopi) di Sumatera Timur berpihak kepada Partai Keadilan Sumatera (PKS). Ketika melalui fraksi PKS, PKB, Gerindra, PAN dan yang lainnya, yang bisa bicara hanya 2 orang saja dari tiap perwakilannya. Tetapi ketika melalui PD, semua yang hadir diberi kesempatan bicara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya.

“Betullah Partai Demokrat ini sesuai namanya Demokratis, yaitu untuk kepentingan rakyat. Tepuk tangan untuk Partai Demokrat”, ajak Justinus, disambut tepuk tangan yang meriah dari seluruh hadirin.

“Jadi jangan sangsi dan takut lagi dengan Partai Demokrat. Artinya, secara substansi bahwa Partai Demokrat sudah komitmen berpihak kepada rakyat. Jadi teman-teman, perjuangan yang kita lakukan tidak hanya sampai tingkat DPR RI, tapi sudah sampai ke Sekretariat Negara. Saya baru pertama kali ke Istana Negara berkat Pak Hendrik Sitompul yang mempunyai jaringan yang kuat. Makanya, beliau pantas kita dukung pada Pileg 2024 ini”,tegas Justinus, disambut tepuk tangan yang meriah dari seluruh hadirin.

Anggota DPR RI Hendrik Sitompul merasa terharu dan senang, setelah mendengar ungkapan terimakasih dan dukungan pada Pileg 2024 dari pengurus CU Mebilangdes.

“Saya sangat terharu dan senang, ketika kita dapat bertemu hari ini dan untuk ke depannya bisa lebih baik lagi”, kata Hendrik Sitompul.

Menurut Hendrik, aspirasi dari masyarakat harus ditindak lanjuti, walaupun masalah perkoperasian adalah yang berkaitan dengan komisi 6 dan komisi 11. “Sebenarnya hal ini tidak gampang, karena tidak ada kaitannya dengan komisi VII. Saya berpikir bagaimana caranya meyakinkan Pimpinan Fraksi Komisi 6 dan 11 dengan membuat inisiasi ke Ketua fraksi Demokrat bahwa semua anggota koperasi yang bermasalah itu adalah konstituen dari Medan sampai Tebing Tinggi yang ikut memilih saya,” kata Hendrik.

Bila ini tidak diperjuangkan, lanjut Hendrik, maka suara Hendrik Sitompul akan hilang. “Jadi itulah awal prosesnya hingga saya dapat meyakinkan Pimpinan Fraksi Demokrat untuk dapat memfasilitasi ke komisi 6 dan komisi 11. Yang lain ikut semua atas inisiasi dari Hendrik Sitompul. Jadi begitulah prosesnya hingga bisa RDP,” pungkas Hendrik.(cno/ptr)