Kebahagiaan bagi Masyarakat, Doa Andika Perkasa di Syukuran Tahun Baru

by

GEOSIAR.COM,MEDAN,- Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat menggelar syukuran tahun baru 2023. Pada perayaan itu, kebahagiaan bagi masyarakat dan  doa Andika Perkasa di syukuran tahun baru.

“Terima kasih kepada bapak Andika Perkasa yang menyampaikan salam doa dari Luar Negeri Brunai, melalui Papan Bunga dalam acara Syukuran Tahun Baru, tanggal 22/1.2023 yang lalu, di kediaman kami Jl Sempurna Ujung 238 Medan. Masyarakat dari berbagai lapisan terharu dan mendoakan Andika Perkasa selalu sehat dan sukses,” kata Gandi Parapat, Rabu (25/1/2023).

Doa yang kami terima melalui Papan Bunga, lanjut Gandi, cukup banyak, ada  dari Jakarta H MS Kaban, Dahlan Iskan, Ajib Shah, Degi Kartika Jaya DEPUTI BIN. “Doa dari pak Akbar Tanjung langsung dihadiri boru panggoarannya atau putri tertua,  ibu Fitri Tanjung yang mewakili keluarga besar Akbar Tanjung,” tambahnya.

Melihat wajah ibu Fitri Tanjung, kata Gandi,  penampilannya sederhana, saat  menyampaikan salam dari pak Akbar Tanjung serta memperkenalkan dirinya dan suaminya. “Sontak semua berbisik dan tekun mendengar suara ibu Fitri yang bersahaja tidak dibuat buat. Atas bisikan permintaan undangan yang hadir, kami beri doa yang kelihatan yaitu Ulos kepada ibu Fitri Tanjung agar lebih sukses di masa mendatang,” katanya. Yang disematkan bapak Robet Simanjuntak yang didampingi beberapa orang serta Gandi dan istri.

Ketika ibu Fitri menyanyi bersama beberapa ibu ibu, lanjut Gandi,  rasa persaudaraan yang sangat akrab walaupun baru sekali ketemu. Semua yang hadir ikut bernyanyi walaupun tidak sebagus suara artis.

“Tapi karena ketulusan dan tutur kata jebolan pendidikan dari AS membuat semua senang terharu. Dari ratusan undangan berharap seandainya Fitri mau Gubsu kami akan pilih dia tanpa ragu ragu,” katanya.

Titipan doa Papan bunga, kata Gandi, banyak diterima antara lain Baskami Ginting, Teuku Fathir, Vandiko T Gultom, H Syahafandin SH (Ondim), Sahrul Pasaribu, Syamsul Arifin, Taripar Hutabarat, Kepin Silalahi, Dedy Sutanto, Baharuddin Siagian, Kodrat Shah, Juliski Simorangkir, Parlindungan Purba, Marnix Hutabarat dan yang lain.

Rahudman Harahap yang datang sekitar pkl 18.00 WIB, yang ditunggu pengagumnya karena diumumkan pak Rahudman akan datang. “Sebelum datang kami mendengar bisikan harus diberi doa berupa ulos kepada Rahudman agar tetap semangat. Pemberian ulos doa yang disematkan oleh bapak Hutajulu dengan beberapa masyarakat,” katanya.

Bisikan yang tidak perlu, kata Gandi, Rahudman itu orangnya siapa, apakah Edy, Bobby atau Ijek. “Saya tidak jawab karena tidak pernah membahas perbedaan, hanya saya berharap mereka berkenan berkunjung ke rumah saya dalam suasana Syukuran maaf memaafkan. Saya tidak masalah mereka tidak mau memberi Doa ke masyarakat yang ikut bersyukuran tahun baru karena saya masyarakat biasa,” tambahnya.

Namun, lanjut Gandi, dirinya pernah menerima doa Papan Bunga dari Edy dan Ijeck pada moment yang sama. “Jadi menyesal juga saya menjawab pertanyaan Siapa siapa yang diundang ?. Hal itu menurut kami guna memastikan kalau datang si A si B tidak datang, demikian sebaliknya akhirnya A dan B tidak datang,” katanya.

Terlambatnya Rahudman, menurut Gandi, kemungkinan untuk menghindari agar tidak ketemu atau tidak ketahuan orangnya Edy atau Ijeck. “Kalaupun ada pertikaian atau perbedaan Edy dan Ijeck kami harap semua lapisan masyarakat jangan ikut ikutan,  karena mereka pimpinan kita di SUMUT dan berharap jadilah perekat,” jelasnya.

Tujuan kami menggelar Syukuran Tahun Baru 2023, lanjut Gandi,  benar benar untuk bersyukur atas perlindungan Tuhan dan minta maaf kepada saudara ataupun masyarakat, manatau ada kesalahan di 2022 sengaja atau tidak karena Mata, Mulut, Kaki, Tangan bisa melakukan kesalahan, untuk dimaafkan di 2023.

“Jadi tidak ada tujuan politik biar dipilih. Kami menyediakan makanan utk 500 orang yang kami hormati dan mohon maaf atas keterbatasan kami dalam acara syukuran tersebut, namun itulah yang dapat kami perbuat dengan tulus semoga kita semua sehat sehat dalam lindungan Tuhan seperti Doa dari FKUB yang disampaikan utusan 4 Agama, Hindu tidak ada karena hari yang sama Imlek hari besar. Terima kasih kepada semua yang memberi doa kepada kami atas Syukuran itu,” pungkas Gandi.(red)