Diterpa Hujan 4 Hari 3 Malam, Banjir Rendam Ribuan Rumah Warga di Sergai

by

GEOSIAR.COM, SERGAI,- Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi yang lama sejak Kamis (8/12/2022) hingga hari ini, Minggu (11/12/2022) menyebabkan air Sungai Blutu, Sungai Sibaro, Sungai Martebing, dan Sungai Rampah di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) meluap dan merendam ribuan rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Frits Damanik melalui WhatsApp, Minggu (11/12/2022) mengungkapkan, banjir merendam beberapa wilayah kecamatan di Sergai seperti, Seirampah, Tanjungberingin, Seibamban, Dolokmasihul, Perbaungan, Tebingtinggi, dan Telukmengkudu.

Frits merinci, untuk wilayah Kecamatan Tebingtinggi desa yqng terdampak banjir meliputi, Desa Meriah Padang dan Desa Payabagas dengan ketinggian air bervariasi antara 20 – 60 Cm. Data sementara, sebanyak 65 kepala keluarga (KK) terdampak.

Untuk wilayah Kecamatan Seirampah meliputi, Desa Seirampah, Cempedak Lobang, Firdaus, Silau Rakyat, Pematang Ganjang, Rambung Sialang, dan Desa Pergulaan, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 – 70 Cm. Data sementara warga yang terdampak di wilayah Kecamatan Seirampah sebanyak 3.583 KK.

Selanjutnya, untuk wilayah Kecamatan Tanjungberingin meliputi, Desa Pekan Tanjungberingin, Nagur, Pematang Cermai, Mangga Dua dan Tebingtinggi, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 – 60 Cm. Warga yang terdampak 5.125 KK.

Untuk wilayah Kecamatan Perbaungan yaitu Desa Citaman Jernih dengan ketinggian air 10 – 50 Cm. Warga yang terdampak sebanyak 83 KK.

“Untuk wilayah Kecamatan Dolokmasihul, desa yang terdampak banjir yaitu Desa Pardomuan. Ketinggian air antara 10 – 40 Cm. Warga yang terdampak masih kita data,” ungkap Frits.

Kemudian untuk wilayah Kecamatan Seibamban, desa yang terkena banjir meliputi, Desa Sukadamai, Pon, Seibamban, Seibuluh dan Bakaran Batu, dengan ketinggian air antara 10 – 40 Cm.

“Jumlah warga yang terdampak masih kita data juga,” jelasnya.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Telukmengkudu, tambah Frits, desa yang terkena banjir yaitu Desa Sialangbuah dengan ketinggian air 20 – 70 Cm, dan warga yang terdampak sebanyak 102 KK.

Lanjut Frits, untuk membantu warga yang terdampak, pihak BPBD Sergai telah melakukan koordinasi dengan camat dan kepala desa terdampak. Kemudian, mendirikan tenda posko di lokasi banjir untuk menampung warga terdampak yang mengungsi dan menyalurkan bantuan perahu karet untuk membantu mobilisasi dan evakuasi warga yang terdampak banjir. Selanjutnya, memonitor prakiraan cuaca dan peringatan dini dari website BMKG, serta melaksanakan posko siaga di kantor BPBD Sergai.

“Kita juga telah menyalurkan bantuan sembako untuk membantu warga terdampak,” katanya.

Sementara itu, Sukun Ritonga (57), warga Dusun III Kampung Mandailing, Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah mengatakan, ia dan keluarganya terpaksa mengungsi ke posko karena air sudah masuk ke rumahnya.

“Air mulai menggenangi rumah kami sejak Jumat malam. Hari ini warga mulai berkemas mengosongkan rumahnya untuk mengungsi,” ungkapnya.

Ia bersama warga lainnya berharap kepada pemerintah agar secepatnya mengatasi banjir yang hampir setiap tahun melanda desa mereka. (LS)