Serahkam 804 Paket Konversi BBM ke BBG kepada Nelayan, Pemkab Sergai  Apresiasi Hendrik Sitompul 

by

GEOSIAR.COM, SERGAI – Angggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Demokrat Drs.Hendrik Sitompul menyerahkan secara simbolis paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) kepada 4 nelayan, yang mewakili 804 orang sasaran nelayan dari 5 kecamatan Kabupaten Serdang Bedagai yaitu Kecamatan Pantai Cermin, Kecamatan Perbaungan, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kecamatan Tanjung Beringin, Kecamatan Bandar Khalifah yang dilakukan di Desa Sei Naga Lawan Pantai Romantis Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (18/11/2022).

Press Relis yang diterima Redaksi Geosiar.com, Sabtu (19/11/2022) menjelaskan, Hendrik Sitompul yang hadir pada saat itu, langsung menyapa seluruh nelayan dan undangan yang hadir.

“Saya senang sekali bisa bertemu dengan bapak/ibu sekalian, khususnya yang saya cintai para nelayan disini. Nelayan adalah anak bangsa. Nelayan juga punya hak untuk hidup di negara kita ini. Nelayan juga harus kita perhatikan dan hari ini kita buktikan bahwa Pemerintah juga memperhatikan nelayan khususnya Pemkab Serdang Bedagai,” kata Hendrik.

Lebih jauh kata Hendrik Sitompul, karena biaya operasionalnya tinggi ditambah biaya BBM naik harganya, makanya Pemerintah peduli dengan petani/nelayan sehingga dicarilah alternatif lain untuk menolong petani/nelayan itu, makanya muncullah program konversi BBM ke BBG. “Yang pasti bapak/ibu, pasti biayanya berkurang 50 %. Inilah yang harus kita perhatikan”, tambah Hendrik Sitompul.

Dalam kesempatan itu, Hendrik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten sergai yang telah peduli dan perhatian terhadap nelayan, karena biaya yang tinggi, maka penghasilan 1 hari akan dihabiskan hari itu juga.

“Saya angkat tangan dengan kepedulian Pemkab Sergai yang memastikan adanya bantuan untuk para nelayan. Mudah-mudahan dengan adanya konversi BBM ke BBG ini bisa mengurangi biaya sampai 50 %. Artinya bisalah menabung 50 %,” kata Hendrik.

Menurut Hendrik, dirinya akan berjuang khususnya di dapil Sumut 1 yang meliputi daerah Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi tetap diperhatikan. “Saya pasti perjuangkan untuk ditahun depan Serdang Bedagai jumlahnya pasti akan meningkat jumlahnya. Itu saja yang saya sampaikan, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati dan jajarannya, Kementrian ESDM dan Pertamina, Kadis Kelautan dan Perikanan, Camat dan Kades khususnya para nelayan yang saya cintai”, pungkas Hendrik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai Dr.Klaudia Evinta Siregar SKM, Mkes menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini
adalah melakukan sosialisasi manfaat program konversi BBM ke BBG bagi penangkap ikan di Sergai.

Selanjutnya, yang kedua, untuk meningkatkan kecenderungan masyarakat penerima program tentang program formal dan penggunaan bantuan sarana BBM ke BBG. “Penerima bantuan sarana konversi BBM ke BBG adalah para nelayan kecil Kabupaten Sergai, dengan jumlah sebanyak 804 nelayan”, tambahnya.

Persyaratan untuk menjadi penerima bantuan, kata Klaudia, adalah memiliki Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai nelayan, memiliki kartu pelaku melakukan usaha perikanan dan nelayan tersebut memiliki kapal dibawah 5 GT.

Sementara, pemberian paket konversi BBM ke BBG, masing-masing nelayan akan menerima terdiri, 1 mesin kapal, 1 set kop teknis serta pemasangannya, 2 buah tabung elpiji beserta isinya, 1 set as panjang dan baling-balingnya.

Selanjutnya, mekanisme pemberian bantuan nelayan yang telah didaftar berdasar domisili. Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sergai akan melakukan verifikasi ulang sesuai dengan data yang telah diterima.

Kemudian aktivitas selanjutnya adalah melakukan sosialisasi singkat tentang pemanfaatan bantuan yang diterima. Kemudian tim teknis akan melakukan pembongkaran mesin lama dan pemasangan mesin baru. Setelah pemasangan selesai, lalu akan didokumentasikan.

Turut hadir Direktur Infrastruktur minyak dan gas bumi yang diwakili oleh Bapak Sumando Pasaribu,

Biaya Produksi Menurun

Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai H.Adlin Umar Yusri Tambunan S.T, M.S.P mengatakan, wilayah Kabupaten Sergai memiliki potensi sumber daya hayati dan keaneka ragaman yang seimbang dengan garis pantai sepanjang mencapai 55 Km.

Saat ini 10.283 jiwa masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. 8.413 jiwa adalah nelayan penuh dan 1.800 jiwa adalah nelayan sambilan, dimana kebanyakan nelayan menggunakan perahu tangkap dibawah 5 GT.

Oleh karena keterbatasan sarana tersebut, maka sistem penangkapan ikan yang dilakukan nelayan ini adalah “pandai fisik”. Istilah kita pergi sore pulang pagi atau pergi pagi pulang sore. Ketika penangkapan ikan yang masih tergolong tradisional menjadikan nelayan sulit mencari ikan.

Adlin menambahkan bahwa dengan adanya program konversi BBM ke BBG ini diharapkan mendapatkan dampak positif kepada kehidupan nelayan tradisional.

Program konversi BBM ke BBG ini yang disalurkan melalui Kementrian ESDM dan Pertamina sangat membantu meningkatkan kehidupan 804 jiwa para nelayan menjadi lebih optimal.

“Alhamdulliah Pak Hendrik, berdasarkan info yang sudah saya dengar bahwa program BBM ke BBG ini akan berdampak retur 50 %. Jadi katakanlah selama ini biaya produksi Rp.100.000,-, dengan adanya program konversi ini, maka biaya produksi menjadi Rp.50.000,-. Ini akan menjadi dampak yang luar biasa bagi kehidupan nelayan Sergai,” katanya.

“Jadi bapak/ibu sekalian, tadi Pak Hendrik berjanji hari ini kita mendapat 804 paket, mudah-mudahan tahun depan akan bertambah untuk nelayan Sergai. Hal ini kita lihat dari keseriusan Bapak Hendrik Sitompul dalam mengurus nelayan Sergai, tapi bukan hanya sekedar kata-kata, hari ini beliau sudah datang kemari untuk membawa bukti nyata khususnya kepedulian beliau terhadap bapak/ibu sekalian sangat luar biasa. Kita apresiasi pak Hendrik”, ujar Adlin.

Turut hadir Direktur Infrastruktur minyak dan gas bumi yang diwakili oleh Bapak Sumando Pasaribu.(cno/ptr/red)