Ketua KADIN Medan dan Pengurus, Gelar Pertemuan Tea Afternoon dengan IT & B Campus

by

GEOSIAR.COM, MEDAN,- IT & B Campus terus berupaya meningkatkan sinergitas dan kolaborasi program dengan berbagai institusi pemerintah maupun swasta. Kali ini sinergitas dan kerjasama dijalin dengan pelaku-pelaku usaha yang dinaungan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Medan.

Pertemuan Tea Afternoon antar KADIN dan IT & B Campus berlangsung di ruangan audensi KADIN Medan, Jumat Sore (18/11) dihadiri oleh Ketua KADIN Medan Arman Chandra, Komite Tetap KADIN Medan bidang Pendidikan dan Kesehatan Hendrik Ang, Direktur Eksekutif KADIN Medan Misran Ari dan Pengurus IT & B Campus Wenni dan Elisabeth.

Wenni menjelaskan bahwa peningkatan sinergitas dan kerjasama dengan pelaku usaha yang dalam hal ini organisasi KADIN akan memiliki makna strategi sebagai upaya mewujudkan dan mengimplementasikan program Kampus IT & B.

“Lingkup kerjasama ini bisa diimplementasikan dalam bentuk kegiatan perusahaan dinaungan KADIN bisa menerima pemagangan mahasiswa pada sektor dunia usaha baik pada organisasinya maupun pada badan-badan usaha terkait yang relevan dengan bidang keilmuannya.

Kemudian, bisa juga dalam bentuk kajian ekonomi dan kajian investasi daerah melalui berbagai forum yang dilaksanakan bersama-sama seperti seminar, workshop, pelatihan keterampilan dan lain sebagainya,” ujar Wenni.

Dengan banyaknya kerjasama program yang dilakukan Kampus dengan pelaku-pelaku usaha, Ketua KADIN Medan Arman Chandra mengharapkan dapat memberikan wadah bagi mahasiswa maupun dosen untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman. Polanya bisa timbal balik, seperti dosen memberikan pelatihan peningkatan kapasitas SDM pelaku usaha, atau bisa juga pelaku usaha yang membagi ilmu dan pengalamannya kepada mahasiswa melalui kuliah umum atau kursus-kursus singkat dalam upaya peningkatan sumber daya manusia khususnya pada sektor dunia usaha.

“Sejalan ini dengan program KADIN yang menyelenggarakan Forum Bisnis B20 atau G20 sebagai salah satu wadah mengoptimalkan potensi daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan jiwa entrepreneur”. Ujar Arman Chandra yang juga Pembina APTISI Sumatera Utara.

“Manfaat forum Bisnis yang telah berlangsung diharapkan mampu menghimpun semua pihak baik dari kalangan pelaku usaha, lembaga Pemerintah, Perguruan Tinggi untuk bersinergi dalam upaya mendorong pembangunan daerah bersamaan dengan inventarisasi potensi sumber daya yang ada di setiap daerah dengan tujuan agar menumbuhkannya pelaku usaha baru yang bersumber dari, oleh dan untuk masyarakat”, Ungkap Arman.(red/rel)