Dikonfirmasi Terkait Proses Pendaftaran Calon Peserta Pemilu Tahun 2024, Ini Kata Humas KPU Sumut 

by

GEOSIAR.COM MEDAN,- Untuk pemilihan calon Presiden dan wakilnya, calon wakil rakyat di DPR pusat, DPD, DPR Provinsi maupun DPR Kabupaten/kota akan dilakukan pada Pemilihan Umum bulan Februari tahun 2024. Sehubungan dengan proses Pemilihan Umum tersebut, Geosiar.com mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara Jalan Perintis Kemerdekaan No.35 Medan, Senin (7/11/2022)

“Untuk saat ini sedang berlangsung proses pendaftaran partai politik untuk calon peserta Pemilu 2024. Pelaksanaan pendaftaran dilakukan di KPU Pusat, tetapi ada tugas-tugas yang disampaikan ke tingkat kabupaten/kota dan provinsi, misalnya verifikasi faktual keanggotaan apakah sesuai prosedur yang menyatakan kelengkapan keanggotaan partai politik di tiap-tiap kabupaten/kota maupun provinsi,” ungkap Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Humas KPU Provinsi Sumatera Utara Maruli Pasaribu, S.H, M. SP.

“Pada prinsipnya ada 18 calon peserta yang sudah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan dari 18 partai politik (parpol) ini ada 9 parpol lama yang digolongkan Parliamentary Threshold (PT) yang tidak lagi ikut verifikasi faktual, cukup hanya verifikasi administrasi saja,”ucap Maruli.

Adapun 9 parpol yang lolos verifikasi faktual itu antara lain PDI Perjuangan, PKS, Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PKB, PAN, Partai Golkar dan PPP.

“Sedangkan 9 parpol lainnya harus mengikuti verifikasi faktual. Jadi verifikasi faktual itu ada yang dikerjakan di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi dan semua hasil verifikasi faktual yang dilakukan di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi akan dikirimkan kembali ke KPU Pusat. KPU Pusatlah yang akan menentukan parpol yang lolos verifikasi faktual sesuai dari kelengkapan administrasinya,”ucap Maruli.

Maruli mengatakan bahwa untuk ambang batas proses penentuan calon peserta parpol yang lolos verifikasi faktual dijadwalkan pada bulan Desember 2022 ini. Sedangkan untuk penetapan calon legislatif (caleg) dijadwalkan pada bulan Maret-April 2023.

“Sebelum penetapan caleg, ada namanya dapil (daerah pemilihan) atau wilayah bagi setiap caleg baik untuk DPD, DPR RI, DPR Provinsi maupun DPR Kabupaten/kota untuk berkompetisi. Melalui dapil inilah parpol yang akan mengisi caleg-caleg yang akan bertanding di wilayah masing-masing dapil,”ungkap Maruli.

Ada 3 (tiga) kategori parpol yang lolos verifikasi administrasi antara lain:
1.Ada 9 (sembilan) parpol kategori peserta Pemilu 2019 yang lolos ambang batas Parliamentary Treshold (PT). Atau parpol yang telah mempunyai kursi DPR RI.
2.Ada 5 (lima) parpol peserta Pemilu 2019 yang tidak lolos PT atau tidak punya kursi di DPR RI yaitu Perindo, PBB, PKN, Partai Hanura dan PSI.
3.Ada 4 (empat) parpol baru yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan tidak lolos PT, yaitu Partai Garda Perubahan Indonesia, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Buruh dan Partai Ummat.

Selain verifikasi faktual kepengurusan, juga dilakukan verifikasi faktual terhadap kantor dan keanggotaan di kabupaten/kota yang didaftarkan yang dinyatakan memenuhi syarat untuk persyaratan pendaftaran pada parpol.

Maruli menambahkan bahwa sesuai dengan jadwal pemungutan suara atau Pemilu tahun 2024 sebenarnya masih lama/panjang yakni pada Februari 2024, hanya banyak persiapan-persiapan yang harus dilakukan seperti persiapan fisiknya, pembentukan badan Adhoc, PPKPS dan yang lainnya.(red/patar)