Jelang Pesparani Nasional di NTT, Pengurus LP3KD Sumut Temui Gubsu

by

GEOSIAR.COM, MEDAN,- Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Propinsi Sumut Drs Hendrik H Sitompul MM dan pengurus lainnya ber-audiensi atau bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi di rumah dinas Gubsu, Senin (24/10/2022).

Hal itu dilakukan Pengurus LP3KD Sumut, karena akan bertolak ke NTT guna mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat Nasional di NTT yang akan dilaksanakan mulai tanggal 28 – 30 Oktober 2022.

“Saya minta, jaga nama baik Sumatera Utara,” kata Gubsu Edy Rahmayadi berpesan kepada pengurus LP3KD Sumut, saat pertemuan di rumah dinas Gubsu.

Edy Rahmayadi, yang saat itu cukup sibuk karena banyak kedatangan tamu, tetap menyempatkan untuk menerima pengurus LP3KD Sumut.

Sementara itu, Ketua LP3KD Sumut Hendrik Sitompul berharap, agar Gubsu Edy Rahmayadi membantu dan memberi dukungan untuk acara Pesparani tingkat Nasional, yang akan digelar di Kupang NTT itu.

Dari informasi yang dapat dihimpun, terkait perlombaan yang akan digelar di Kupang NTT itu, diantaranya : Persyaratan mata lomba non tatap muka:

1.Paduan Suara Anak Usia Sampai dengan 12 tahun (belum genap 13 tahun) pada hari pelaksanaan lomba, jumlah penyanyi 24-32 orang, dirigen usia dan jenis kelamin bebas, ditampilkan dalam video. Organis Usia dan jenis kelamin bebas. Boleh  ditampilkan dalam video, boleh tidak

2. Paduan Suara Remaja Gregorian Usia 13-17 tahun (belum genap 18 tahun) pada hari pelaksanaan lomba, jumlah penyanyi 24-32 orang, dirigen usia dan jenis kelamin bebas.

Ditampilkan dalam video. Organis usia dan jenis kelamin bebas. Boleh  ditampilkan dalam video, boleh  tidak.

3. Paduan Suara OMK Campuran usia 18-30 tahun (belum genap 31 tahun) pada hari pelaksanaan lomba dan belum menikah, jumlah Penyanyi 24-32 orang Dirigen Usia dan jenis kelamin bebas.

Ditampilkan dalam video. Organis usia dan jenis kelamin bebas. Boleh  ditampilkan dalam video, boleh tidak.

4. Paduan Suara Dewasa Wanita Usia 31 tahun ke atas, atau belum berusia 31 tahun namun sudah menikah, jumlah penyanyi 24-32 orang, dirigen usia dan jenis kelamin bebas. Ditampilkan dalam video. Organis usia dan jenis kelamin bebas. Boleh ditampilkan dalam video, boleh  tidak.

5. Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian Usia 31 tahun ke atas, atau belum berusia 31 tahun namun sudah menikah, jumlah penyanyi 24-32 orang, dirigen usia dan jenis kelamin bebas. Ditampilkan dalam video. Organis tidak ada

Syarat nyanyian liturgi etnik :

a. Nyanyian liturgi etnik dipilih dari khazanah nyanyian liturgi etnik provinsi masing-masing. Namun jika ada kesulitan untuk memperoleh lagu liturgi etnik dari provinsi sendiri maka boleh mengambil dari provinsi lain dengan melampirkan surat ijin pemakaian lagu dari pengarang dan lembaga yang menerbitkannya.

b. Nyanyian liturgi etnik harus memperoleh nihil obstat dan imprimatur dari keuskupan setempat.

c. Apabila di satu provinsi terdapat lebih dari satu keuskupan, nihil obstat dan imprimatur dapat dimintakan dari salah satu keuskupan di provinsi yang bersangkutan.

Sementara untuk persyaratan umum untuk semua kategori lomba, yakni beragama Katolik dibuktikan dengan surat baptis; awam, biarawan, biarawati dan seminaris, berdomisili di wilayah provinsi yang diwakili dibuktikan dengan dengan KTP atau surat keterangan pastor paroki; bagi yang sudah pernah mengikuti Pesparani Katolik  Tingkat Nasional I, LVCF dan KVKI diperkenankan untuk  mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Nasional II baik untuk mata lomba yang sama maupun yang berbeda  selama masih sesuai dengan kategori usianya.

Setiap Provinsi boleh memberangkatkan seluruh kontingen secara lengkap dengan syarat membiayai secara penuh seluruh pembiayaan kontingennya, dan materi yang dilombakan sama dengan materi promulgasi.(cno/*)