Melebihi Kapolda Sumut dan Kapolri, Beginilah Harta Kekayaan Kapolsek Siantar Utara

by

GEOSIAR.COM – AKP Manaek S Ritonga, Kapolsek Siantar Utara, Sumatera Utara (Sumut) menjadi perbincangan hangat terutama di daerah tugasnya. Pasalnya, beliau memiliki kekayaan hingga Rp 11.464.500.000 atau Rp 11,4 miliar. Hal tersebut dikonfirmasi dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Manaek di situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkan pada 10 Maret 2022.

Dikabarkan, jumlah kekayaan tersebut lebih besar dari harta Irjen RZ Panca Putra S selaku Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku atasannya.

Selain itu Manaek juga dilaporkan juga harta kekayaannya meningkat drastis dibanding setahun sebelumnya. Pada LHKPN saat awal menjabat, yakni 23 Maret 2021, kekayaan Manaek hanya Rp 134.800.000. Harta itu terdiri dari sepeda motor Honda Automatic tahun 2016 senilai Rp 8 juta serta kas dan setara kas senilai Rp 126.800.000. Dalam laporan itu, tidak disebutkan Manaek memiliki harta berupa tanah dan bangunan. Namun, pada laporan 10 Maret 2022, kekayaan Manaek meningkat tajam hingga Rp 11 miliar.

Dalam laporan ini disebutkan, Manaek memiliki tiga bidang tanah, yakni tanah seluas 582 meter persegi di Kota Pematang Siantar senilai Rp 1.164.000.000. Ditambah tanah dan bangunan seluas 582 meter persegi/123,5 meter persegi di Kota Pematang Siantar senilai Rp 2 miliar, serta tanah seluas 1.000 meter persegi di Kota Simalungun senilai Rp 8 miliar. Semua tanah dan bangunan itu disebut merupakan hasil sendiri, bukan warisan.

Tak hanya itu, eliau juga memiliki alat transportasi dan mesin berupa Honda Automatic tahun 2016 senilai Rp 7 juta, mobil Mitsubishi Double Cabin tahun 2008 seharga Rp 150 juta, dan sepeda motor Yamaha Solo tahun 2021 senilai Rp 30 juta. Selain tanah dan mesin, Manaek juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 113.500.000. Ia tidak tercatat memiliki harta bergerak lain, surat berhaga, dan utang. Dengan demikian, harta kekayaan Manaek sebesar Rp 11.464.500.000.

Pasalnya, dikatakan bahwa sang istri adalah anak tunggal sehingga hartanya juga menjadi milik Manaek.
“Jadi harta kekayaan dilimpahkan kepada anaknya, dan itu yang dilaporkan ke LHKPN, karena dianggap harta bersama setelah mereka menikah,” jelas Hadi Wahyudi.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding belum memberikan tangapan terkait hal tersebut. Sementara itu, dikutip dari Tribunnews, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menjelaskan, kenaikan harta AKP Manaek bersumber dari istrinya. Istri AKP Manaek disebut berasal dari keluarga kaya.