Sidang Lanjutan PHK PT Mara Jaya Hadirkan Saksi Dari Penggugat

by

GEOSIAR.COM, MEDAN,- Pada hari ini Kamis (29/9/2022) Jam 11.10 WIB telah dilakukan sidang lanjutan gelar perkara PHK sepihak dari PT.Mara Jaya terhadap karyawannya dengan menghadirkan 2 orang saksi dari 24 orang karyawan sebagai Penggugat.

Adapun 2 orang saksi yang telah dihadirkan itu adalah Budi Setiawan dan Ikhsan. Budi Setiawan adalah eks pekerja dari PT.Mara Jaya yang bekerja dibagian keamanan atau security, sedangkan Ikhsan bekerja dibagian pengumpul hasil sawit. Budi Setiawan dan Ikhsan telah menerima kompensasi PHK sebesar 43 % dari masa kerja mereka.

Pemberitahuan PHK telah diumumkan oleh Manajer Personalia PT.Mara Jaya, Teras Tarigan pada kamis (21/7/2022) kepada 132 orang karyawannya.

Dari 132 orang yang di PHK massal ini terdapat 108 orang yang mau dan telah menerima kompensasi pesangon PHK sebesar 43 % dari 70% yang telah diinfokan oleh Teras Tarigan. Sedangkan 24 orang lagi dari 132 orang karyawan yang di PHK tidak mau menerima kompensasi pesangon bila hanya dibayarkan sebesar 43 %. Eks karyawan yang 24 orang tersebut tidak bekerja lagi sejak tanggal 21 Juli 2022 sampai sekarang. Dan dari 24 orang eks karyawan tersebut, masa kerjanya sudah ada antara 6 sampai 24 tahun.

“Apakah ada surat PHK dari PT.Mara Jaya kepada para karyawannya?,” tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Tidak ada pak,” Jawab Budi Setiawan dan Ikhsan.

“Apakah ada surat pengunduran diri dari 24 orang eks karyawan yang tidak bekerja lagi?,” tanya JPU.

“Tidak ada pak,” jawab Budi Setiawan.

“Jadi kenapa mereka tidak bekerja lagi sejak tanggal 21 Juli 2022 sampai sekarang?” tanya JPU.

“Karena mereka mogok kerja,” jawab Budi Setiawan.

“Apakah dari 24 orang yang mogok kerja itu ada melaporkan ke Disnaker?”,tanya JPU

“Ada pak,”jawab Budi Setiawan dan Ikhsan serentak.

“Apakah PT.Mara Jaya ada melakukan pemanggilan bagi 24 karyawan yang telah melakukan mogok kerja?” tanya JPU.

“Tidak ada pak,” jawab Budi Setiawan dan Ikhsan.

“Dari karyawan yang 24 orang tersebut, apakah mereka karyawan tetap?”,tanya JPU.

“Tidak tahu pak”,jawab Budi Setiawan dan Ikhsan.

“Apakah dari mereka yang 24 orang ini menerima THR, BPJS, Jamsostek dan kesehatan?”,tanya JPU.

“Ada pak”, jawab Budi Setiawan dan Ikhsan.

“Memangnya perusahaan PT.Mara Jaya ini sudah tutup atau masih beroperasi?”,tanya JPU.

“Masih beroperasi pak”, jawab Budi Setiawan dan Ikhsan.

“Ikhsan menambahkan bahwa perusahaan PT. Mara Jaya kembali menawarkan pekerjaan kepada 108 eks karyawannya yang telah menerima kompensasi PHK, tetapi dengan membuat sistem kontrak pekerjaan yang berlaku per 3 bulanan.

“Apa latar belakang dan tujuan perusahaan PT.Mara Jaya melakukan pemecatan kepada karyawannya dan sekaligus mempekerjakan kembali dengan sistem pekerjaan kontrak?”,tanya JPU.

“Kami tidak tahu pak”, jawab Budi Setiawan dan Ikhsan serentak.

Akhirnya sidang ditunda dan akan digelar kembali pada Kamis (6/10/2022) dengan menghadirkan saksi-saksi dari pihak perusahaan PT.Mara Jaya sebagai tergugat.(Cw1