Anggota DPR RI Hendrik Sitompul Hadiri RDP Komisi VIi dengan Dirut MIND ID dan Dirut PT Antam, Ini Hasilnya.. 

by

GEOSIAR.COM, JAKARTA,- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Drs Hendrik H Sitompul MM menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP)  Komisi VII DPR RI dengan Dirut MIND ID dan Dirut PT Antam.

Kali ini, RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi VII H. Eddy Soeparno, S.H., M.H. dari Fraksi Partai Amanat Nasional, bertempat di ruang rapat Komisi VIi Gedung Nusantara I Lantai 1 Jakarta, Senin (19/9/2022)

RDP, dengan agenda Kepastian pasokan bahan baku untuk Indonesia Battery Corporation (IBC), menghasilkan sejumlah kesimpulan diantaranya.

Komisi VII DPR RI mendesak Dirut MIND ID dan Dirut PT Antam termasuk Dirut Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk menyusun Roadmap pengembangan ekosistem EV dan EV Baterao yang lebih terukur dengan menyusun target prioritas yang ingin dicapai

Komisi VII DPR RI mendesak Dirut MIND ID dan Dirut PT Antam termasuk Dirut Indonesia Battery Corporation (IBC) agar skema kerja sama dengan pihak asing seperti PT Ningbo Contemporary Btunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution (LGES) dalam pengembangan proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi harus dikaji secara mendalam agar tidak merugikan BUMN pertambangan kita

Komisi VII DPR RI mendesak Dirut MIND ID dan Dirut PT Antam termasuk Dirut Indonesia Battery Corporation (IBC), agar konsep pengembangan IBC tidak berfokus pada produksi baterai kendaraan listrik untuk pemenuhan di dalam negeri tetapi juga diperuntukkan untuk pasar ekspor

Komisi VII DPR RI mendesak Dirut MIND ID dan Dirut PT Antam termasuk Dirut Indonesia Battery Corporation (IBC). Untuk menyampaikan jawaban tertulis atas semua pertanyaan Anggota Komisi VII DPR RI, dan disampaikan kepada Komisi VII DPR RI paling lambat tanggal 26 September 2022.

Sebelumnya, sejumlah pertanyaan juga sudah disampaikan melalui Rapat Dengar Pendapat itu, diantaranya :

1. Apa hasil aksi korporasi untuk akuisisi Gesits merupakan upaya IBC dalam
menggenjot ekosistem kendaraan listrik. Dengan begitu, maka IBC dapat
memperkokoh konsolidasi rantai pasok, mulai dari bahan baku, produksi, hingga off
taker.

2. Kenapa proses due diligence akuisisi belum selesai.

3. Berapa gambaran estimasi besaran rencana akuisisi Gesits

4. Bagaimana intellectual properties (IP) technology nya, SDM nya, penetrasi global

5. Kenapa pembuatan baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/ EV), dua komponen
bahan baku baterai kendaraan listrik seperti lithium, baterai untuk anodanya,
graphite tidak ada di Indonesia yang harus kita impor.

6. Apa strategi dengan melakukan akuisisi tambang di luar negeri yang lithium dan
graphite kita akuisisi, itu solusi mungkin yang paling benar,

7. Apa upaya pengembangan teknologi yang tidak lagi mengandalkan lithium,
komponen material dari lithium sendiri untuk bahan baku baterai kendaraan listrik
paling tidak hanya 10%, kobalt atau mangan sekitar 10% dan sisanya 80% merupakan nikel.

8. Apa solusi pasokan potensial, termasuk Baterai & Aluminium dan juga membahas
desain dan pengembangan kendaraan listrik dan pabrik mikro baterai listrik
komersial di Indonesia dan Asia Tenggara.

9. Bagaimana Cara Mengelola cadangan dan sumber daya strategis, Hilirisasi dan
Memiliki kepemimpinan pasar yang diwujudkan melalui optimalisasi komoditas
mineral dan ekspansi bisnis.

10. Apa upaya untuk meningkatkan rantai pasokannya dan mengembangkan inisiatif
strategis untuk mengamankan bahan baku yang dibutuhkan untuk memenuhi
permintaan global akan kendaraan listrik.

11. Apa metode microfactory, ARRIVAL merevolusi pendekatan tradisional untuk
produksi kendaraan dengan menghilangkan biaya pengiriman dan memaksimalkan
nilai tambah melalui perancangan dan produksi produk lokal. Inilah inti dari potensi kolaborasi dengan MIND ID di Asia Tenggara.

12. Apa peluang baru untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik.

13. Apa strategi untuk ekspansi bisnis hilir baru dan Pengembangan kapabilitas dan
optimalisasi portofolio.

14. Apa peran MIND ID bersama dengan IBC sebagai Global Supply Chain for Battery di
masa depan dalam Rantai Pasokan Aluminium ARRIVAL(cno/red)