Awal Tahun 2023, Jembatan Rusak di Desa Kayu Besar Sergai Akan Diperbaiki

by

GEOSIAR.COM, SERGAI – Jembatan rusak yang terletak di Dusun Pondok Panjang, Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) akan diperbaiki secara permanen, paling lama pada awal tahun 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Tebingtinggi, Basri Harahap terkait kondisi jembatan penghubung antara Kabupaten Sergai dan Batubara tersebut.

“Nanti akan diperbaiki secara permanen, wacananya perbaikan itu paling cepat bulan 12 ini, dan sudah dikerjakan pada awal tahun 2023 mendatang,” ujar Basri, Rabu (7/9/2022).

Lebih lanjut Basri menyampaikan, pihaknya telah berulang kali melakukan pemeliharaan agar kondisi jembatan tersebut layak untuk dilalui pengguna jalan.

“Sudah kita apakannya itu (jembatannya), kita pun sudah bolak-balik kita pelihara sekali sebulan kita buat batang kelapa tapi, karena terus dilalui itu jadi seperti itu,” kata Basri.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, jelas Basri, telah menganggarkan biaya perbaikan jembatan tersebut, dimana anggarannya tertuang dalam rencana perbaikan infrastruktur yang digelontorkan Pemprov Sumut senilai Rp 2,7 triliun.

“Itu sudah masuk dalam program perbaikan yang Rp 2,7 triliun itu secara multiyears contract itu,” kata Basri.

Dia pun meminta agar masyarakat dapat bersabar menunggu adanya perbaikan jembatan tersebut. “Kita harap agar masyarakat sabar menunggu perbaikan total dari pemerintah,” tutup Basri.

Diberitakan sebelumnya, kondisi jembatan yang terletak di Dusun Pondok Panjang, Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai tepah rusak selama bertahun-tahun. Selain tak ada tiang pengaman, lantai besi jembatan juga sudah bolong dan ditambal menggunakan batang kelapa. Kondisi tersebut menyebabkan banyak warga kesulitan melintas bahkan ada yang jatuh. (LS)