Antisipasi Covid 19, Kadis Kesehatan akan Distribusikan Vaksin Secepatnya

by

GEOSIAR.COM, MEDAN,- Kadis Kesehatan Kota Medan Dr.Taufik Ririansyah mengatakan, umumnya vaksin yang ada dan sudah diidistribusikan di Dinas Kesehatan kota Medan melalui seluruh UPT Puskesmas yang ada di kota Medan antara lain adalah vaksin Sinovak, vaksin Pfizer, vaksin Astra Zeneka dan vaksin Moderna. Hal itu dikatakan Kadis saat ditemuai di ruang kerjanya di Jalan Rotan Komplek Petusah, Senin (5/9/2022).

Kadis menjelaskan adapun pendistribusian vaksin yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan kota Medan adalah sebagai berikut:

Kategori Sasaran Vaksin 1 (%) Vaksin 2 (%) Vaksin 3 (%)
Anak-anak 230.879 Org 152.300 Org 65,96 123.263 Org 53,38 – –
Lansia 204.235 Org 156.977 Org 76,86 123.238 Org 60,34 59.818 Org 29,3
Umum 1.738.763 Org 1.629.905 Org 93,74 1.476.978 Org 84,94 513.544 Org 29,5
Sumber : Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan

Dan jenis vaksin yang sudah didistribusikan ke seluruh UPT Puskesmas di kota Medan adalah sebagai berikut:
Sinovak : 531.234 vial
Pfizer : 76.333 vial
Astra Zeneka : 2.767 vial
Moderna : 7.988 vial
Sumber : Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan

Dari data pendistribusian vaksin di atas dapat dijelaskan bahwa dari kategori anak-anak untuk vaksin 1 sudah tercapai 65,96 persen dari sasaran 230.879 orang. Untuk vaksin 2 sudah tercapai 53,38 persen. Sedangkan untuk vaksin 3 belum ada.
Kategori lansia pendistribusian untuk vaksin 1 sudah tercapai 76,86 persen dari sasaran 204.235 orang. Untuk vaksin 2 sudah tercapai 60,34 persen. Dan untuk vaksin 3 pencapaian masih 29,3 persen.

Kategori umum, termasuk remaja sampai dewasa untuk pendistribusian vaksin 1 sudah tercapai 93,74 persen dari sasaran 1.738.763 orang. Untuk vaksin 2 sudah tercapai 84,94 persen dan untuk vaksin 3 pencapaian masih 29,5 persen.

Dari data pendistribusian diatas, masih terdapat sebagian masyarakat yang tidak mau divaksin, terutama kategori lansia dengan alasan bahwa vaksin itu tidak halal dan mengandung bahan dari serum babi. Baik itu untuk vaksin 1 sampai dengan vaksin 3 (Booster 1) yang sudah dilakukan di seluruh Puskesmas di kota Medan.

Namun hal ini dibantah oleh Kadis Kesehatan Kota Medan Dr.Taufik Ririansyah. “Itu tidak benar, dan bahwa semua vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah halal. Terutama vaksin Sinovac diperuntukkan bagi lansia dan anak-anak. Khususnya untuk anak-anak.” Jawab Taufik.

“Kita telah memberikan edukasi terhadap masyarakat melalui Puskesmas dan penyuluhan di tempat-tempat ibadah dan tempat umum untuk menghilangkan hal-hal yang tidak benar dimasyarakat agar bisa menguatkan vaksinasi itu lebih baik lagi sehingga terbentuknya Hard Immunity (kekebalan massa) di masyarakat. Bila Hard Immunity sudah terbentuk dimasyarakat, maka sudah kebal terhadap penyakit-penyakit itu.

Kalaupun muncul penyakit itu, maka penyakit-penyakit itu hanyalah sebagai flu seperti biasa dan tidak menyebabkan kematian. Kami berharap seperti itu. Dengan begitu masyarakat akan lebih paham dan mengerti yang akhirnya akan mau divaksin.” papar Taufik.

Untuk saat ini pihak Dinas Kesehatan kota Medan sedang mengejar pencapaian vaksin 3 (boster 1) di lingkungan UPT Puskesmas di seluruh kota Medan agar tercapai Hard Immunity bagi masyarakat kota Medan.

“Dari kantor pusat Jakarta juga ada pengawasan ke tiap-tiap kantor Dinas Kesehatan disetiap daerah untuk memantau perkembangan vaksinasi setiap hari baik jenis maupun jumlah vaksin yang telah disuntikkan untuk anak-anak, lansia maupun umum.”ungkap Taufik.

Dalam hal ini Kadis Kesehatan kota Medan juga menghimbau kepada masyarakat baik anak-anak, lansia maupun umum untuk segera melakukan vaksinasi bagi mereka yang belum melakukan vaksin baik dari vaksin 1 sampai vaksin 3 di UPT Puskesmas yang terdekat dengan tempat tinggalnya.(Cw1/ptr)