Kasus Pembunuhan Di Indonesia Yang Belum Terungkap

by
Female hand holding blood stained knife

GEOSIAR.COM – Maraknya kriminalitas di Indonesia membuat masyarakat gelisah terutama dengan ‘warga psikopat’ yang dengan teganya menyakiti sampai membunuh orang tak bersalah.

Pemerintah mengerahkan Polri dalam menangani berbagai kasus tersebut, demi menjaga kenyamanan masyarakat Indoneisa. Namun, Cepat dan tanggap kepolisian RI  serta lembaga lain yang membantunya ternyata tidak cukup untuk mengungkap beberapa kasus pembunuhan di Indonesia.

Berikut kasus pembunuhan yang menggemparkan Indonesia belum terungkap :

1.Aktivis Buruh, Marsinah

Buruh PT. Catur Pitra Surya (CPS), Sidoarjo, Jawa Timur,  kelahiran 10 April 1969 yang merupakan seorang aktivis pada masa Orde Baru  yang  diculik dan kemudian ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993, setelah menghilang selama tiga hari. Mayatnya ditemukan dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat di hutan yang berada di dusun Jegong, desa Wilangan

2.Wartawan Udin

Fuad Muhammad Syafruddin atau dipanggil Udin, kelahiram 18 Februari 1964 merupakan seorang wartawan Bernas asal Yogyakarta sejak 1986. Udin juga kerap menulis artikel kritis tentang kebijakan pemerintah Orde Baru dan militer. Ia dianiaya oleh orang tidak dikenal, setelah sempat menjalani perawatan rumah sakit, beliau dinyatakan meninggal dunia pada hari Jumat, 16 Agustus 1996, pukul 16.50 WIB.

3.Aktivis HAM, Munir

Munir Said Thalib, S.H , pria kelahiran 8 Desember 1965 ini merupakan seorang aktivis hak asasi manusia Indonesia yang juga adalah salah satu pendiri lembaga swadaya masyarakat Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (KontraS) dan Imparsial. Pada bulan September 2004 saat menumpangi Garuda Indonesia Penerbangan 974 dengan tujuan Amsterdam dari Jakarta , ia dibunuh dengan cara diracuni menggunakan arsen.

Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Umum Kota Batu. Sejak tahun 2005, tanggal kematian Munir, 7 September, oleh para aktivis HAM dicanangkan sebagai Hari Pembela HAM Indonesia.

4.Mahasiswa UI, Aklesyna

Aklesyna Ahad Doli adalah seorang mahasiswa jurusan biologi di kampus ternama Universitas Indonesia. Akseyna ditemukan meninggal di Danau Kenanga, Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, 26 Maret 2015. Dalam temuan itu Akseyna diduga bunuh diri. namun polisi kemudian menyebut kasus tersebut merupakan pembunuhan.

Dari hasil pemeriksaan forensik, Aklesyna masih bernapas saat berada di dalam air. Itu diketahui karena ada pasir dan air di dalam paru-parunya yang terhirup ketika tenggelam. Menurut Musyafak, beliau meninggal karena lemas pada paru-paru lantaran tidak ada udara dan menghirup air.

5.Shella Waria

Muhammad Safrizal alias Shella Aprilia 27 tahun ditemukan tewas di Jembatan Supriadi II RT 001/001 Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur dini hari tadi sekitar pukul 01.40 WIB.

Diketahui Shella yang merupakan seorang waria yang dikabarkan sering mangkal di jembatan tempat maut menjemputnya. Sheila ditemukan dengan belasan luka tusuk di tubuhnya. Menurut pengakuan saksi, ia sempat sempat mendengar teriakan minta tolong dari atas jembatan. Namun ketika ia bertemu dengan Sheila, ia sudah tergeletak di aspal dan berlumuran darah.

Dari keterangan polisi, motif utama tersangka diduga perampokan mengingat barang-barang korban yang bergeletakan di sekitarnya.

6. Setiabudi 13

Ditemukannya potongan tubuh manusia didalam kardus di Jalan Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pembunuhan dan mutilasi itu diperkirakan terjadi pada 21 November 1981 , jasad ditemukan sudah membusuk. Pelaku memotong korban menggunakan gergaji besi dibuktikan ditemukan bekas gesekan kecil pada tulang . Diperkirakan usia korban antara 18-21 tahun, tinggi badan 165 sentimeter, tubuh agak gemuk dan tegap, terdapat tahi lalat. Korban memiliki penyakit fimosis atau lubang kencing yang sangat sempit pada ujung kemaluannya.

Saat itu ada ratusan orang yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Namun, hingga 26 November 1981, keluarga orang hilang yang melapor ke polisi tak memiliki data yang cocok dengan korban mutilasi itu. Keesokan paginya, tulang belulang dan daging serta organ tubuh korban dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Demikian beberapa kasus yang pembunuhan yang belum terungkap pelakunya. Akankah Pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku dibalik pembunuhan sadis yang terjadi di Indonesia terkhusus pada kasus yang menggemparkan seperti diatas?