Walikota Sibolga Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja dan Kematian Jamsostek Rp 471 Juta

by

GEOSIAR.COM, SIBOLGA,- Bersamaan dengan Pameran UMKM yang berlangsung selama 3 hari dan di buka dilapangan Simaremare pada Jumat (5/8/2022), Walikota Sibolga H. Jamaludin Pohan berkenan menyerahkan santunan Klaim Kecelakaan Kerja dan Kematian Jamsostek sebesar Rp 471 Juta.

Total santunan yang diserahkan pada senilai Rp 471 Juta , dengan rincian: Santunan Kecelakaan Kerja dan Beasiswa, total Rp 345 juta dan diterima ahli waris Almarhum Ridwan Ali Rusman Harahap seorang THL yang bertugas di Dinas PUPR Kota Sibolga.

Sedangkan Santunan Kematian Rp 42 juta kepada ahli waris Almarhum Dodi Hutagalung, seorang Pekerja Rentan Kota Sibolga, yang iurannya dibiayai APBD Kota.

Santunan Kematian Kepada Ahli waris Jeprianto, THL Dinas Pariwisata Kota Sibolga, dan Santunan Kematian kepada ahli waris Almarhum Henri Hutagalung, juga merupakan Pekerja rentan yang iurannya pun dibiayai APBD Kota Sibolga.

Hadir dalam kegiatan tersebut selain Walikota Sibolga, terlihat Pj.Bupati Tapteng Yetty Sembiring dan juga sejumlah pejabat Forkompinda, Kepala Kantor Cabang Sibolga Boy Citra Lumban Tobing, Kepala Kepesertaan Cabang Sidimpuan Yuliandi Sahputra dan sejumlah staf.

Demikian siaran pers BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidempuan diterima redaksi, Senin (10/8/2022).

*Desak*

Setelah penyampaian laporan Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan UMKM Rina Lamrenta Lumban Tobing, Acara Pameran UMKM dibuka secara resmi oleh Walikota Sibolga, H. Jamaluddin Pohan dilanjutkan dengan sambutan sambutan serta penyerahan santunan Jamsostek. Lantas, Walikota dan pejabat mengunjungi stand puluhan pelaku UMKM, satu persatu.

Walikota dalam amanahnya mengungkapkannya, nyawa tidak dapat digantikan oleh apapun.

Namun, tutur Jamal, kelangsungan kehidupan dan perekonomian pasca meninggal pemberi kerja, mutlak diperlukan.

Jamal mengajak para kaum ibu untuk mendesak para suami, agar segera mendaftarkan diri jadi peserta.

“Kepada para ibu ibu Rumah tangga, desak, sekali lagi, desak para suaminya untuk mendaftar jadi peserta Jamsostek,” ujar Walikota Jamaluddin.

Desak juga para Pengusaha. Minta Bapaknya agar dimasukkan Jamsostek, karena ada kewajiban Pengusaha sesuai Undang-undang.

“Saya minta seluruh pengusaha di Sibolga, segera daftarkan seluruh karyawannya ikut Jamsostek,” pungkas Walikota.

Pemko Sibolga sudah berusaha keras, meski anggaran belum optimal.

Pemko telah mengganggarkan iuran bagi tenaga rentan kesempatan pertama bagi 5000 jiwa.

Lantas, bagaimana kewajiban pengusaha kepada karyawan?

“Segera daftarkan,” desak Walikota.

Jamal berharap semua warga terlindungi.

Lantaran APBD terbatas, peran swasta diharapkan turut melindungi karyawannya, agar seluruh warga terutama pekerja, tidak satupun yang tidak daftar Jamsostek.

Sebab, dengan iuran minimal Rp 16.800 per bulan (setara upah Rp 1 juta), ahli waris akan mendapat Rp 42 juta, meninggal dalam tugas Rp 70 juta ( 48 kali gaji).

Belum lagi, ujar Jamal, beasiswa bagi 2 anak hingga perguruan tinggi mencapai Rp 174 juta.

Ia juga mengungkapkan, adanya nilai tambah pemilik kartu Jamsostek.

Pemko dengan BPJS ketenagakerjaan dan perhotelan, memberi diskon khusus bagi peserta Jamsostek yang akan menginap.

Bagi masyarakat yang hendak menginap di Hotel PIA, Wisata Indah, Satia, CN Darusallam, dan Hotel Prima indah akan mendapat Potongan Harga khusus, cukup dengan menunjukkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan.

*Kota Sibolga kandidat Paritrana*

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut diwakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidempuan Dr. Sanco Simanullang dalam sambutannya memuji kepedulian Pemko Sibolga terhadap pelaksanaan Inpres no 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Pemko Sibolga masuk 9 besar kandidat penerima Jamsostek awards (Paritrana Awards) Piala Presiden, mohon doa hadirin semoga terpilih jadi pemenang,” ujar Sanco disambut tepuk tangan gemuruh.

Sanco berujar, sebagai buah kerjasama Pemerintah Kota Sibolga dengan BPJS ketenagakerjaan, pada APBD Tahun 2022 telah menganggarkan dan mendaftarkan 2.800 THL, 2000 peserta asuransi nelayan, 5000 tenaga kerja rentan (Pedagang kecil, tukang becak, tukang parker, buruh harian lepas, dll) dan juga peluang penambahan sekitar 5000 lagi pada P APBD 2022.

“Terimakasih Pak Wali dan seluruh Dewan dan Aparat Kota Sibolga atas kepedulian Jamsostek, semoga kehadiran Jamsostek semakin bermanfaat. Horas,” tutup Sanco.

*Majukan Sektor UMKM*

Sebelumnya, Ketua DEKOPIN (Dewan Koperasi Indonesia) Sibolga, Lumsedia Sitompul mengimbau gerakan koperasi mendukung kemajuan sektor UMKM di Sibolga.

“Gerakan koperasi memilki tanggungjawab moral berperan aktif memajukan sektor UMKM dengan membuka program akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Menciptakan program-program yang dapat meningkatkan kualitas produk, jumlah produksi, dan omset pelaku UMKM di Kota Sibolga,” ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan (KUKMK) Sibolga, Rina Lamrenta Lumban Tobing mengatakan, kegiatan promosi dan pameran ini sekaligus untuk memperingati Hari Koperasi Nasional ke 75 tahun serta Hari UKM ke 7 tahun.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 UMKM binaan Dinas KUKMK Sibolga, yang terdiri dari produk makanan, minuman, kerajinan, ikan asin, dan konveksi.

“Pameran ini, dihadiri juga oleh UMKM dari daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Madina (Mandailing Natal),” sebutnya.(red/rel)