Hotman Paris Angkat Bicara, Minta Bharada E Ungkap Para Pelaku Penembakan Brigadir J

by

GEOSIAR.COM, JAKARTA,- Kasus penembakan yang akhirnya menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Birgadir J) yang terjadi pada 8 Juli 2022 belum menemukan titik terang.
Hal ini nampaknya juga membuat geram Hotman Paris hingga akhirnya turut angkat suara terkait kasus tersebut.

Lewat unggahan terbaru di akun sosial media Instagram miliknya, Hotman Paris tampak mengunggah sebuah teguran kepada Bharada Richard Eliezer (Bharada E) untuk mengakui siapa saja pelaku dari penembakan Brigadir J (7/8).

Tampak santai berdiri di warung kopi Johny, Kelapa Gading, DKI Jakarta, Hotman Paris dengan tegas meminta Bharada E segera mengaku.

“Halo Bharada E. Sebelum terlambat, sebelum terlambat! Agar kamu secara jujur terbuka siapa saja yang sebenarnya terlibat dalam penembakan Brigadir J,” ujar Hotman Paris membuka pembicaraan, dikutip Minggu (7/8/2022)

Hotman berpendapat bahwa pernyataan Bharada E kini tak akan aman meskipun ia dilindungi para tingkatan di pendidikannya karena nasib Bharada E berada ditangan para putusan pengadilan.

“Kamu bisa saja merasa aman di tingkat pendidikan tapi pengakuan kamu sekarang pada akhirnya yang menentukan hukuman kamu kan bukan ditentukan tingkat pendidikan. Nanti nasibmu ditentukan oleh putusan pengadilan yaitu pengadilan negeri, pengadilan tinggi, Kasasi dan PK,” ucap Hotman.

Hal tersebut kemudian membuat Hotman ‘mmemubta Bharada E berpikir dan dapat secara jujur menyampaikan siapa saja pelaku dari penembakan Brigadir J agar semua kesalahan tak hanya dibebankan pada Bharada E.

“Apa kamu yakin oknum-oknum terkait bisa menolong kamu sampai tingkat PK Mahkamah Agung kalau kamu hanya membebankan semuanya tanggungjawab kamu? Jadi sekarang lah penentuannya. Masa depanmu ditentukan sekarang ini karena kalau kamu membuat pengakuan sejujurnya, maka penyidik akan terbantu untuk mengungkapkan fakta sebenarnya,” tambah Hotman.

Selain itu, Hotman juga berharap Bharada E dapat mengungkapkan hal tersebut agar dirinya tak menerima hukuman yang berat sendirian jika memang seharusnya didapati pelaku lainnya.

Ingat kalau bebannya hanya dikamu, bayangkan beratnya hukuman dan masa depanmu masih panjang adikku,” pungkas Hotman Paris.(red/kb)