Medan, Kota terkotor di Indonesia?

by

Tahukah kamu bahwa Indonesia masuk dalam 10 daftar Negara terkotor di dunia? Jangan kaget, ya meskipun Indonesia mendapat julukan sebagai paru-paru dunia Indonesia juga termasuk dalam 10 negara terkotor di dunia. Ya, Indonesia berada di urutan ke-9 dari 10 negara terkotor di dunia. Untuk kategori Negara terbersih, Indonesia berada pada posisi lebih dari 100 dari 117 daftar Negara terbersih di dunia. Bahkan PBB menyebutkan bahwa Indonesia berada dalam kondisi darurat sampah plastik. Hal ini dikarenakan ada sekitar 8 juta ton plastik setiap tahunnya yang dibuang ke laut.

Kita ketahui bahwa sampah dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernapasan, asma, kanker paru-paru tifus, disentri, hepatitis A dan lainnya.

Selain berdampak buruk terhadap kesehatan, sampah juga berpengaruh buruk terhadap lingkungan. Sampah dapat mencemari segala aspek yang ada di lingkungan seperti air, tanah hingga udara. Dikota-kota besar yang ada di Indonesia, polusi udara menjadi masalah yang umum.

Melihat dari bagaimana pengelolaan tempat pembuangan akhir yang sangat kurang memadai, kita dapat menilai bahwa pemerintah masih kurang serius dalam menangani pencemaran lingkungan di Indonesia. Padahal lingkungan yang bersih dan sehat juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup warganya. Pada tahun 2012 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa di tahun tersebut diperkirakan sekitar 12 juta orang meninggal oleh karena faktor lingkungan yang buruk.

Selain hal diatas, pengelolaan limbah yang buruk, pemilahan sampah yang tidak tepat mulai dari tingkat Rumah Tangga, penggunaan barang sekali pakai, pemborosan energi juga menjadi faktor pendukung Indonesia sebagai Negara yang lingkungannya tercemar.

Nah, kira-kira kota mana ya, yang menjadi penyumbang sampah terbesar di Indonesia?Berdasarkan riset Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan dari beberapa sumber terpercaya lainnya Medan menjadi kota terkotor di Indonesia disusul oleh Bandar Lampung, Manado, Sorong dan Kupang. Medan menghasilkan sampah sebanyak 271,1 Kg per orang per tahun sehingga menibulkan timbunan sampah hingga 622.208 ton pertahun. Dan yang menjadi persoalan utamanya adalah kurangnya tempat proses akhir atau TPA sampah di kota Medan. Bayangkan saja, kota terbesar ketiga di Indonesia seluas 265,1 Km2  hanya memiliki 2 Tempat Pembuangan Akhir Sampah yaitu TPA Terjun dan TPA Namo Bintang.

Kota yang merupakan pusat ekonomi di Indonesia dianggap sebagai kota paling kotor di Indonesia versi KLHK. Dengan kepadatan penduduk mencapai 8339/km2 dan jumlah populasi 2.097.610 jiwa menjadikannya sebagai kota terpadat ke-4 di Indonesia. Kota ini dinilai belum maksimal dalam mengelola sampah dan kurang memiliki saluran irigasi. Masyarakatnya juga masih minim kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan memilah sampah. Produksi sampahnya perhari mencapai 2.000 ton.Terkait hal ini kita perlu mempertanyakan peran apa yang sudah diberikan oleh wali kota Medan melalui Dinas Kebersihan dalam pengelolaan sampah mulai dari tingkat Rumah Tangga?