Tips Mengatasi Pinjol Ilegal

by

Geosiar.com – Dari tahun 2018 hingga April 2022 kemarin pihak SWI telah menutup sebanyak 3.989 pinjol ilegal. Ketua SWI, Tongam L.Tobing menyatakan pihaknya terus melakukan pemblokiran platform tidak resmi agar tidak dapat diakses oleh masyarakat.

“Satgas Waspada Investasi mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjaman online ilegal ini dengan terus menerus juga melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar tidak diakses oleh masyarakat,” tulis Tongam dalam keterangan resmi, beberapa waktu lalu.

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru periode 2022-2027, sudah menyiapkan strategi untuk mengatasi masalah terkait pinjaman online (pinjol) ilegal.

“Terkait dengan yang ilegal juga kita akan tangani bahwa mereka itu kita lakukan upaya untuk mereka apply menjadi peer to peer lending yang legal,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers, dikutip Kamis (21/7/2022).

“Nantinya perizinan itu satu tahap, kalau dulu itu ada pendaftaran dan juga ada perizinan. Tapi kita satu tahap, tapi prosesnya perlu dilakukan sesuai dengan peraturan yang kita keluarkan,” katanya.

Maraknya pinjaman online yang illegal membuat masyarakat menjadi resah sehingga banyak masyarakat yang terjebak di pinjol yang ilegal Lalu, bagaimana tips saat sudah terlanjur terjebak di pinjol, ini dia tipsnya

  1. Upayakan restrukturisasi dengan pemohonan pengurangan bunga, penghapusan denda, atau perpanjangan waktu bayar
  2. Usahakan tidak membuka utang baru jika telah gagal pada pinjaman pertama
  3. Jika sudah mendapat terror, blokir nomor peneror dan informasikan kepada kontak telepon untuk mengabaikan terror.

Laporkan ke polisi tindakan eror dan intimidasi karena sudah masuk tindak pidana, sehingga polisi bisa membongkar pinjol illegal.