Tak Kunjung Daftar PSE, Bagaimana Nasib Pengguna Google, Facebook Dan WhatsApp?

by

GEORIAR.COM – Google, Facebook, serta WhatsApp terkonfirmasi sampai saat ini belum mendaftarkan diri sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

PSE mengungkapkan batas waktu pendaftaran hingga 20 Juli 2022, baik perusahaan lokal maupun dari luar negeri, apabila mereka menyediakan layanan secara digital. Perusahaan tersebut diwajibkan untuk mendaftar sebagai PSE Lingkup Privat ke Kominfo.

Kominfo mengancam akan memblokir perusahaan yang belum mendaftarkan diri sebagai PSE lingkup privat di Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani mengatakan, 4.634 PSE sudah terdaftar. Rinciannya, 4.559 merupakan PSE domestik seperti Gojek, OVO, dan Traveloka.

Sedangkan 75 PSE asing yang sudah terdaftar di antaranya TikTok hingga Spotify. Kemudian, ada 2.569 PSE yang perlu memperbaharui data.

Google ternyata sedang dalam proses pendaftaran, Samuel juga menegaskan tidak ada lagi perpanjangan pendaftaran PSE, yang berarti besok adalah tenggat akhir pendaftaran ke PSE.

“Karena masih ada waktu, seharusnya pendaftaran PSE Google dalam proses karena kemaren mereka dalam proses pendaftaran, yang sudah terdftar itu baru Google Cloud, artinya ini merupakan input data saja karena layanan mereka banyak dikelola,” sebut Semuel di Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Hingga kini PSE asing lainnya yang merupakan raksasa teknologi di Indonesia yaitu Meta juga belum mendaftar.

“Ini hanya pendataan, supaya kita tahu siapa saja yang beroperasi secara digital di Indonesia. Saya rasa ini tidak hanya di Indonesia saja, negara lain punya metode masing-masing, tetapi Indonesia modelnya pendaftaran,” ungkapnya.

Akan ada sanksi administratif, itu ada tingkatannya, mulai dari teguran, denda administratif, lalu pemblokiran pada perusahaan yang tidak mendaftar