Riset Baru: Vaksin Covid-19 akan Disatukan dengan Influenza, Berikut Penjelasannya

by
Riset Baru: Vaksin Covid-19 akan Disatukan dengan Influenza, Berikut Penjelasannya
Ilustrasi vaksin-Riset Baru: Vaksin Covid-19 Akan Disatukan dengan Influenza, Berikut Penjelasannya/pixabay /

GEOSIAR.COM – Penyatuan Vaksin Covid-19 dan Influenza telah diwacanakan di kalangan tenaga kesehatan untuk riset terbarunya.

Dilansir dari RRI.co.id, mengenai penyatuan Vaksin Covid-18 dan Influenza telah disampaikan oleh Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) yaitu Pandu Riono.

Pandu mengatakan bahwa sebulan ini ada diskusi terkait riset yang mau membuat universal vaccine.

Universal vaccine yaitu penyatuan vaksin antara Covid-19 dan flu, sehingga vaksin tersebut bisa untuk keduanya.

Untuk itu, vaksinasi flu dan Covid-19 bisa digencarkan untuk seluruh lapisan masyarakat, baik pekerja hingga komunitas kecil, dan khususnya keluarga.

Penyatuan vaksin Covid-19 dan Influenza tersebut dikabarkan lantaran virus influenza maupun Covid-19 memiliki gejala yang serupa.

Baca JugaDaftar Mobil Dibawah 1500 cc yang Masih Diijinkan Konsumsi Pertalite, Lihat Nasib Avanza dan Xpander

Seperti yang diketahui, gejala covid yang serupa dengan flu yakni seperti batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, demam, dan hidung tersumbat.

Pandu juga menjelaskan bahwa klaster keluarga memiliki potensi yang lebih, terhadap penularan virus. Jadi, solusi yang tepat untuk mencegah hal tersebut adalah dengan vaksinasi.

“Klaster keluarga lebih berpotensi menularkan virus terhadap seseorang. Sehingga vaksinasi merupakan solusi tepat untuk membangun benteng imunitas,” jelasnya.

Baca JugaNikita Mirzani Resmi Jadi Tersangka, Kasusnya Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Serang

Riset mengenai penyatuan vaksin Covid-19 dan Influenza masih membutuhkan waktu selama 2-3 tahun. Waktu yang cukup lama tersebut adalah untuk memperoleh hasil yang efektif dan terjangkau oleh berbagai kalangan.

Mungkin jika termasuk beruntung, dalam waktu setahun sudah bisa ada universal vaccine ini.

Sehingga vaksin tersebut dapat digunakan untuk menghadapi berbagai varian covid-19.

Baca JugaHadiri Panen Raya di Sergai, Gubernur Yakin Sergai Bisa Jadi Lumbung Padi Nomor Satu di Sumut

(geosiar.com)