Apa Itu Iceberg? Bagaimana Awal Mula Terbentuk hingga Fakta Menarik Dibaliknya, Ternyata Aman Dimakan

by
Apa Itu Iceberg? Bagaimana Awal Mula Terbentuk hingga Fakta Menarik Dibaliknya, Ternyata Aman Dimakan

GEOSIAR.COM – Iceberg atau gunung es adalah es yang pecah dari gletser atau lapisan es di darat dan mengapung di perairan terbuka seperti laut atau danau.

Gunung es memiliki berbagai bentuk dan ukuran, dari bongkahan seukuran truk hingga pulau es seukuran negara kecil.

Menyadur dari oceanservice.noaa.gov untuk dapat diklasifikasikan sebagai gunung es, ketinggian es harus lebih besar dari 5 meter atau 16 kaki di atas permukaan laut dan ketebalannya harus 98-164 kaki dan es harus menutupi area minimal 5.382 kaki persegi.

Menurut National Snow and Ice Data Center Amerika Serikat, Atlantik Utara dan perairan dingin di sekitar Antartika adalah rumah bagi sebagian besar iceberg di Bumi.

Ada potongan es yang lebih kecil yang dikenal sebagai “bergy bits” dan “growlers.” Bit dan growler Bergy dapat berasal dari gletser atau lapisan es, dan mungkin juga merupakan hasil dari gunung es besar yang pecah. Bit bergy adalah pecahan es berukuran sedang hingga besar.

Tingginya umumnya lebih besar dari tiga kaki tetapi kurang dari 16 kaki di atas permukaan laut dan luasnya biasanya sekitar 1.076-3.229 kaki persegi. Growler adalah pecahan es yang lebih kecil dan kira-kira seukuran truk atau grand piano.

Mereka memanjang kurang dari tiga kaki di atas permukaan laut dan menempati area sekitar 215 kaki persegi.

Gunung es juga diklasifikasikan berdasarkan bentuknya, paling sering berbentuk tabular atau non-tabular. Gunung es tabular memiliki sisi yang curam dan puncak yang datar. Gunung es non-tabular memiliki bentuk yang berbeda, dengan kubah dan menara.

Gunung es dipantau di seluruh dunia oleh US National Ice Center (NIC). NIC menghasilkan analisis dan prakiraan kondisi es Kutub Utara, Antartika, Danau Besar, dan Teluk Chesapeake. NIC adalah satu-satunya organisasi yang memberi nama dan melacak semua Gunung Es Antartika.

Fakta-fakta Iceberg

1. Iceberg terbesar ada di belahan bumi utara

Di belahan bumi utara, gunung es terbesar yang pernah tercatat ditemukan pada tahun 1882 di dekat Pulau Baffin. Panjangnya 13 km, lebar 6 km, dan berada sekitar 20 m di atas air.

Baca JugaKegunaan Merkuri yang Sebenarnya, Simak Penjelasan Mengenai Pengertian dan Sejarahnya

Beratnya lebih dari 9 miliar ton – cukup bagi semua orang di dunia untuk minum satu liter air sehari selama lebih dari 4 tahun.

Gunung es dari Antartika bisa berkali-kali lebih besar. Pada tahun 1987 sebuah gunung es, dengan luas 6.350 km persegi, terbentuk dari Lapisan Es Ross. Beratnya sekitar 1,4 triliun ton dan bisa memberi semua orang di dunia 240 ton air minum murni.

2. Berat iceberg bisa mencapai 10 juta ton

Gunung es dapat sangat bervariasi dalam ukuran, mulai dari yang sangat besar – lebih besar dari 10 juta ton dan panjang ratusan meter – hingga gunung es besar, sedang, dan kecil.

Yang terkecil disebut “bergy bits”, yang berukuran sebesar rumah kecil, dan “growlers”, yang berukuran sebesar grand piano. Potongan-potongan yang lebih kecil ini berbahaya bagi kapal karena radar mungkin tidak menangkapnya saat mereka naik turun di antara gelombang. Menurut Ice Berg Finders, rata-rata berat gunung es di area Grand Banks adalah 100.000-200.000 ton – kira-kira seukuran bangunan kubik 15 lantai.

Iceberg tidak asin dan aman dikonsumsi

Gunung es tidak punya rasa asin, mengingat gunung es terbentuk dari salju dan air tawar bukan dari air laut. Dan iceberg sangat aman untuk dikonsumsi.

Bahaya yang ditimbulkan

Ilmuwan memandang studi tentang gunung es sebagai fenomena penting bagi kapal laut. Karena sebagian besar massa gunung es terendam air, hal ini menjadi tantangan bagi kapal laut, terutama pada malam hari ketika awak kapal cenderung merusak ukuran gunung es dengan melihat ujungnya. Es di bawah air berbahaya bagi kapal.

Es yang tajam dan tersembunyi dapat dengan mudah membuat lubang di dasar kapal. Sejak tenggelamnya Titanic pada tahun 1912, AS bersama dua belas negara lainnya membentuk Satuan Patroli Es Internasional yang menggunakan pesawat terbang dan radar untuk melacak gunung es yang mengapung di sepanjang jalur pelayaran utama. Unit tersebut memperingatkan kapal yang melintasi Atlantik Utara dan perairan Antartika akan keberadaan gunung es di rute mereka.

Bagaimana Gunung Es Bisa Terbentuk?

Gunung es atau gunung es terbentuk ketika bongkahan es pecah, luruh dari gletser, atau dari gunung es yang lebih besar. Gunung es akan bergerak mengikuti arus laut. Terkadang, gunung es menabrak pantai atau terjebak di perairan dangkal.

Ketika gunung es mencapai perairan hangat, udara hangat akan mencairkan salju dan es. Pada saat yang sama, air hangat mengalir di tepi gunung es, mencairkan es dan menyebabkan bongkahan es pecah.

Di bagian bawah, air yang lebih hangat melelehkan gunung es dari bawah ke atas. Jika terjadi terus-menerus, gunung es atau iceberg akan mencair dan menyatu dengan perairan di sekitarnya.

Baca JugaSiapa Anggota DPR Inisial DK yang Terlibat Dugaan Pencabulan?

(geosiar)