RI dan 10 Negara Tanda Tangani Kerja Sama Akhiri Penggelapan Pajak

by
RI dan 10 Negara Tanda Tangani Kerja Sama Akhiri Penggelapan Pajak
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani /net

GEOSIAR.COM – RI dan 10 negara tanda tangani kerja sama akhiri penggelapan pajak. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan 11 negara dan tiga lembaga internasional telah meneken perjanjian untuk memerangi penggelapan pajak bertajuk Deklarasi Bali.

Delapan negara yang dimaksud, antara lain Jepang, Thailand, India, Singapura, Indonesia, Brunei Darussalam, Korea Selatan, Malaysia, dan Maldives, Hong Kong, Macao. Kemudian, tiga lembaga internasional itu adalah Asian Development Bank (ADB), Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), dan Bank Dunia (World Bank).

Baca Juga Agar Dapat Bekerja Tanpa Tekanan, Semua Elemen Diharapkan Berikan Masukan Positif pada PUD Pasar Medan

“Pada penandatanganan hari ini, 11 yurisdiksi menandatangani Deklarasi Bali. Ini simbol kolektif dan regional dalam memerangi penggelapan pajak dan aliran keuangan gelap lain,” ungkap Sri Mulyani dalam Asia Initiative Ministerial Meeting and Signing Ceremony di Bali, Kamis (14/7).

Ia berharap inisiatif di negara-negara Asia ini akan mendorong transparansi pajak di dunia. Dengan deklarasi itu, suatu negara bisa semakin terbuka dalam membagikan informasi pajak ke negara lain.

“Inisiatif ini kemudian akan memperkuat kemampuan kami untuk melanjutkan pertukaran informasi serta menerapkan standar transparansi pajak,” terang Sri Mulyani.

Baca Juga Hendrik Sitompul Hadiri RDP dengan BPH Migas, Komisi VII Desak Tingkatkan Pengawasan & Evaluasi Agar Tidak Terjadi Pencurian BBM Subsidi

Ia memproyeksi kerugian negara berkembang lebih besar dibandingkan negara maju jika terjadi penggelapan pajak lintas negara. Maka itu, pendapat dari negara berkembang penting dalam menyusun kerja sama terkait pajak.

“Khususnya partisipasi mereka harus sepenuhnya diintegrasikan ke dalam proses pengambilan keputusan, sehingga negara berkembang punya pengaruh langsung dalam membentuk aturan pajak internasional,” jelas Sri Mulyani.

(geosiar.com)

Baca Juga Wakapolrestabes Medan Hadiri Pembukaan Expo Pendidikan Kota Medan dan Pemecahan Rekor Muri

Baca Juga Komisi III DPR RI Trimedya: Tak Semestinya Brigadir J yang Sudah Meninggal Difitnah dengan Kasus Dugaan Pelecehan