GIAA Bicara Tentang Dampak Resesi AS Terhadap Industri Penerbangan

by
GIAA Bicara Tentang Dampak Resesi AS Terhadap Industri Penerbangan
Pesawat Airbus A330-900neo milik Garuda Indonesia di Hanggar 2 GMF AeroAsia, - Bisnis/Rio Sandy Pradana

GEOSIAR.COM – PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) menilai hingga kini belum ada imbas signifikan yang dirasakan secara langsung oleh industri penerbangan atas resesi yang terjadi di Amerika Serikat (AS). Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan sejauh ini impak resesi dari negara adidaya tersebut belum dirasakan oleh perseroan.

“Enggak ada dampak yang terdengar. Kami belum merasakan apa-apa,” ujarnya, Kamis (14/7/2022).

Sementara itu, pemerhati penerbangan Alvin Lie mengatakan hingga kini harga komponen atau suku cadang hingga masih stabil. Hanya nilai tukar US$ yang menguat sekitar 5 persen sejak awal tahun.

Baca JugaKomisi III DPR RI Trimedya: Tak Semestinya Brigadir J yang Sudah Meninggal Difitnah dengan Kasus Dugaan Pelecehan

Selain itu harga pesawat juga belum naik. Menurutnya, masih banyak pesawat yang menganggur atau yang pesanannya dibatalkan akibat pandemi.

“Belum menjadi masalah besar bagi maskapai [resesi AS]. Harga avtur yang masih bikin pusing,”imbuhnya.

Sebelumnya, Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi menjelaskan pasca pandemi, industri penerbangan perlahan mulai bangkit dari keterpurukan. Oleh karenanya, dia meminta dukungan dari seluruh stakeholder agar pemulihan ini kembali berlanjut.

Baca JugaKasus Jadi Atensi Jokowi, Jazilul DPR: Soal Nonaktifkan Kadiv Propam Ferdy Sambo Terserah Polri

Di sisi lain, Daniel juga memaparkan sejumlah tantangan terus menghantui maskapai pasca pandemi. Mulai dari kurs dollar yang masih tinggi padahal mayoritas komponen pesawat dibayar dengan kurs dollar.

Belum lagi, beberapa vendor penyedia material pesawat banyak yang tutup sehingga vendor yang tersedia justru menjual alat-alat dan suku cadang menjadi lebih tinggi. Saat ini, harga avtur juga melambung tinggi sehingga pihaknya harus berkomunikasi intens dengan regulator.

(geosiar.com)

Baca JugaWakapolrestabes Medan Hadiri Pembukaan Expo Pendidikan Kota Medan dan Pemecahan Rekor Muri