RUU KIA yang Atur Cuti Melahirkan 6 Bulan, Sah Jadi Inisiatif DPR

by
RUU KIA yang Atur Cuti Melahirkan 6 Bulan, Sah Jadi Inisiatif DPR

GEOSIAR.COM – Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) disetujui menjadi RUU inisiatif DPR RI. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

“Apakah RUU KIA dapat disetujui menjadi RUU usul DPR RI?” tanya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebagai pemimpin rapat paripurna.

“Setuju,” jawab anggota dewan yang hadir.

Baca JugaDPR Setujui Hasil Uji Kelayakan 4 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Tipikor

Berdasarkan catatan Sekretariat Jenderal DPR yang dibacakan Dasco di awal pembukaan, rapat paripurna DPR pada hari ini dihadiri oleh 37 anggota dewan secara fisik serta 167 anggota dewan secara virtual.

Adapun RUU KIA akan mengatur cuti melahirkan 6 bulan untuk ibu yang bekerja. Kemudian, RUU KIA akan memberikan hak bagi suami mendapatkan cuti mendampingi istri melahirkan maksimal selama 40 hari.

RUU KIA juga diinisiasi untuk penyediaan fasilitas tempat penitipan anak (daycare) di fasilitas umum dan tempat bekerja.

Kemudian, RUU KIA akan memuat pedoman pencegahan stunting atau kekerdilan.

Baca JugaTingkatkan Kompetensi SDM Sektor Minerba, KADIN Gandeng IAGI dan PERHAPI

(geosiar.com)