Pemerintah Disebut Sudah Distribusikan 60 Juta Liter Migor Curah

by
Pemerintah Disebut Sudah Distribusikan 60 Juta Liter Migor Curah
Pekerja memindahkan jerigen kosong untuk diisi minyak goreng curah di kawasan Kebayoran Lama.

GEOSIAR.COM – Pemerintah telah mendistribusikan 60 juta liter minyak goreng curah ke pasar-pasar tradisional seluruh Indonesia.
Direktur Utama Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan distribusi itu dilakukan melalui anggota holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Rajawali Nusindo.

“Saat ini ID Food Group melalui anggota holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Rajawali Nusindo telah mendistribusikan hingga 60 Juta liter minyak goreng curah melalui pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia,” kata Frans dalam keterangan pers, Minggu (26/6).

Frans mengungkapkan hingga saat ini pemerintah mendistribusikan minyak goreng dengan dua skema. Pertama, pemerintah menggunakan skema makro dengan mengirimkan minyak goreng ke pasar-pasar tradisional secara reguler.

Kedua, distribusi minyak goreng dilakukan melalui aplikasi digital Warung Pangan. Skema ini dilakukan untuk mendistribusikan minyak goreng rakyat.

Frans mengatakan pihaknya menyambut keputusan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menetapkan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) dengan aplikasi PeduliLindungi.

Baca JugaCek Syarat dan Cara Membuat Surat Keterangan Sehat Disini

Menurut dia, penggunaan PeduliLindungi bisa memudahkan penjual dalam mendata pembeli minyak goreng. Ia juga menilai penggunaan aplikasi itu memudahkan pembeli.

“ID Food akan uji coba sinergi dengan aplikasi PeduliLindungi, misalnya saat membeli minyak goreng melalui aplikasi Warung Pangan terintegrasi juga dengan aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya.

Sebagai informasi, masyarakat yang hendak membeli minyak goreng curah harus menunjukkan scan QR Code aplikasi ke pengecer maupun penjual yang telah bekerjasama dengan Warung Pangan.

Direktur Komersial Holding Pangan ID Food Ardiansyah Chaniago menyebut pihaknya akan mulai mensosialisasikan integrasi Warung Pangan dan PeduliLindungi besok.

Menurut Ardiansyah, nantinya pedagang minyak goreng akan dilengkapi QR Code PeduliLindungi. QR Code inilah yang akan dipindai atau scan oleh pembeli.

Ardiansyah mengatakan hingga saat ini transaksi pembelian melalui Warung Pangan sudah mencapai 287.490 liter. Penjualan dilakukan di warung mitra Warung Pangan yang berjumlah 4.014 Warung di 16 Provinsi, 77 Kota, 476 Kecamatan, 923 Kelurahan.

Sebelumnya, Luhut mengumumkan penjualan minyak goreng curah dilakukan dengan aplikasi PeduliLindungi.

Masyarakat yang tidak memiliki aplikasi tersebut bisa membeli minyak goreng dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Penjual minyak goreng nantinya akan mencatat NIK pembeli tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan harga eceran tertinggi minyak goreng curah Rp14 ribu per kilogram atau RP15.500 per liter dengan maksimal pembelian setiap orang per hari 10 kilogram.

Baca JugaBahas Investasi dan Kerja Sama, Jokowi Kunjungi UEA

(geosiar.com)