Kemenkes Temukan 70 Kasus Hepatitis Misterius di Indonesia, Masyarakat Diimbau Jaga Anak-anak

by
Kemenkes Temukan 70 Kasus Hepatitis Misterius di Indonesia, Masyarakat Diimbau Jaga Anak-anak
Kemenkes Beri Laporan Terbaru Hepatitis Misterius di Indonesia. /Antara/Dedhez Anggara

GEOSIAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beri laporan terbaru terkait penyakit hepatitis misterius di Indonesia.

Dalam laporan terbaru itu, Kemenkes mencatat penambahan kasus hepatitis misterius di Indonesia, yakni 70 kasus yang terjadi di 21 provinsi.

Meski ada penambahan 70 kasus hepatitis misterius, Kemenkes menyebut hanya sedikit yang reaktif, mengingat 40 di antaranya discarded (dikeluarkan) dari daftar.

Terkait laporan baru hepatitis misterius di Indonesia, ini disampaikan oleh Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril.

“Perkembangan kasus di Indonesia ada 70 kasus dugaan ini ada 16 probable dan 14 pending dan 40 discarded disingkirkan karena tidak diketahui dan tidak termasuk hepatitis di 21 provinsi,” ungkap dr Syahril dalam pernyataan resmi, dikutip Geosiar.com dari PMJ News.

Baca JugaInstagram Uji Coba Verifikasi Usia Pengguna, Diklaim untuk Beri Keamanan Bagi Remaja

Berdasarkan laporan terbaru itu, Kemenkes menyebut kasus hepatitis misterius paling banyak berada di Jakarta.

Sedangkan untuk detail dari 70 kasus hepatitis misterius itu, ada 14 pasien berstatus pending dan 16 probable.

“Update 21 Juni 16.00 ada 16 probable, 14 pending dan 40 discarded. Dari 70 kasus yang dilaporkan terdapat 40 (57,1 persen) pasien yang discarded,” ucapnya.

Lebih lanjut, Syahril menyampaikan tentang diagnosis penyakit sebenarnya dari 40 pasien yang semula diduga hepatitis misterius.

Bukan hepatitis misterius, 40 pasien yang berstatus discarded ternyata mendapat diagnosis, di antaranya 15 pasien dengue, 6 pasien sepsis, dan 5 pasien bacterial infection.

Selain itu, sisanya dilaporkan dengan data sebagai berikut, 3 pasien hepatitis A reaktif, 3 pasien drug-induved hepatitis, 3 pasien kelainan jantung, 2 pasien kolestasis susp atresia billier, 2 pasien lukimia, dan 1 pasien neonatal kolestasis.

Sementara itu, masyarakat kembali diimbau untuk menjaga anak-anak dari kebiasaan jajan sembarangan, demi terhindar dari hepatitis misterius.

Baca JugaKecelakaan Maut Bus, Masuk Jurang dengan Posisi Terbalik Sebabkan 3 Orang Tewas

(geosiar.com)