Berikut Tips untuk Pemulihan Setelah Operasi Usus Buntu

by
Berikut Tips untuk Pemulihan Setelah Operasi Usus Buntu

GEOSIAR.COM – Tips untuk pemulihan setelah operasi usus buntu. Setelah menjalani operasi usus buntu, setiap penderita tentunya berharap agar proses pemulihannya berjalan optimal.

Agar dapat segera kembali beraktivitas dan tidak terjadi komplikasi pasca-operasi, perawatan yang dijalankan tidak boleh asal-asalan. Biasanya, sebelum pulang ke rumah setelah operasi usus buntu, dokter akan memberikan beberapa rambu-rambu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasien.

Berikut beberapa tips pemulihan setelah operasi usus buntu, sampai apa saja yang perlu diwaspadai.

Tips pemulihan setelah operasi usus buntu

Efek setelah operasi usus buntu, penderita biasanya masih merasakan nyeri, mual, atau pusing. Selama beberapa hari, tubuh butuh beradaptasi sampai kondisi tubuh membaik. Simak beberapa tips pemulihan setelah operasi usus buntu yang perlu dilakukan berikut:

  • Hindari Mengangkat Benda Berat

Dilansir dari Medical News Today, setelah operasi usus buntu, jangan mengangkat benda berat lebih dari lima Kilogram. Tunggu setidaknya lima hari setelah operasi minimal sayatan laparoskopi, atau dua minggu setelah operasi besar.

  • Rutin Cuci Tangan

Untuk mencegah infeksi, hindari sembarangan memegang area sekitar sayatan atau saat memeriksa bekas operasi. Pastikan untuk mencuci tangan dengan air hangat dan sabun sebelum menyentuh bagian dekat lokasi sayatan.

  • Ikuti Anjuran Mandi

Penderita biasanya baru diperbolehkan mandi selang dua hari setelah operasi usus buntu. Atau, ikuti anjuran khusus dari dokter spesialis bedah.

  • Cek Perban Secara Berkala

Saat membersihkan tubuh, periksa juga kondisi perban di lokasi jahitan bekas operasi. Waspadai jika ada tanda-tanda infeksi seperti keluar cairan kental dan bau tidak sedap, kemerahan, dan nyeri tak tertahankan.

  • Jangan Memakai Pakaian Ketat

Selama proses pemulihan, untuk sementara hindari dulu mengenakan pakaian ketat yang bisa bergesekan dengan tempat sayatan. Hal ini bisa menekan luka dan memicu nyeri hebat.

  • Gunakan Obat Penghilang Rasa Sakit

Untuk mengatasi nyeri hebat setelah operasi usus buntu, konsumsi obat penghilang rasa sakit. Sebelum minum obat ini, pastikan lambung atau perut dalam kondisi prima.

Baca Juga Menyusuri Asal-Usul Lego 90 Tahun Lalu

  • Pakai Ganjalan Bantal di Perut

Untuk meminimalkan nyeri di luka bekas sayatan saat batuk atau sebelum beranjak dari tempat tidur, ganjal perut dengan bantal.

  • Konsumsi Makanan yang Tepat

Selain perawatan sehari-hari, makanan setelah operasi usus buntu juga perlu diperhatikan. Dilansir dari LiveStrong, penderita dianjurkan mengonsumsi makanan cair atau bertekstur lembut selama beberapa hari setelah operasi usus buntu.

Saat kondisi perut sudah membaik dan dokter sudah memberikan lampu hijau, pasien boleh meningkatkan ragam dan tekstur makanannya. Ketika sudah baik, konsumsi makanan tinggi protein rendah lemak, sayuran, dan buah-buahan agar proses pemulihan berjalan optimal.

Kapan Perlu Waspada Saat Pemulihan Setelah Operasi Usus Buntu?

Setelah menjalani operasi usus buntu, pasien perlu waspada jika mengalami:

  • Demam tinggi
  • Tidak bisa buang air besar lebih dari tiga hari
  • Nyeri tak tertahankan atau semakin memburuk
  • Sakit perut parah
  • Muntah

Beberapa gejala di atas bisa jadi tanda bekas operasi mengalami infeksi. Apabila tidak ada komplikasi atau infeksi, pasien butuh waktu sekitar dua sampai empat minggu untuk pemulihan setelah operasi usus buntu.

(geosiar.com)

Baca Juga Awal Juli 2022 Dikabarkan Mahasiswa Akan Demo RKUHP