Gandi: Saya Tidak Tau Siapa Saya Sebenarnya

by
Gandi: Saya Tidak Tau Siapa Saya Sebenarnya

GEOSIAR.COM, MEDAN – Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat, ketika disinggung terkait foto dirinya bersama mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan diulosi yang ada di google.

Gandi mengaku, peristiwa itu sungguh luar biasa. Mengingatkan hubungan dirinya bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika itu.

“Ya benar. Saya jadi teringat pak Dahlan Iskan yang begitu luar biasa bagi saya. Gandi Siapa Kau sebenarnya? Gandi Parapat, saya tidak tau siapa saya. Itu jawaban pertanyaan Dahlan Iskan ketika Menteri BUMN di ruangannya,” kenang Gandi Parapat menjawab wartawan di Medan, Jumat (27/5/2022).

Dahlan Iskan saat itu, lanjut Gandi, terus bertanya terkait status pekerjaan Gandi. “Kamu harus jujur karena aku heran dan tidak tau status pekerjaanmu tapi kita bisa bersahabat,” kata Gandi menirukan pertanyaan Dahlan Iskan.

Gandi, katanya, hanya mengingatkan kembali pertemanan yang sudah 2 tahun lebih tidak cukup membuat Dahlan Iskan percaya.

“Apa selama kurang lebih dua tahun ini saya tidak jujur pak?. Setelah saya jelaskan status pekerjaan saya, pak Dahlan Iskan tertawa terbahak bahak dan berteriak “oo i !!! gila, gila”. Saya sambil tertawa, Bapak sangat sayang sama saya, semua yang sayang sama saya tidak pernah menanya status saya, bapak sungguh luar biasa,” kata Gandi mengenang peristiwa itu.

Sangatlah wajar Dahlan Iskan heran lanjut Gandi, kenapa dia sayang.

Baca JugaRatusan CPNS Mengundurkan Diri, Apa Sanksinya?

“Dua minggu setelah dilantik menjadi Menteri BUMN 29 Oktober 2011 Dahlan Iskan turun dari pesawat Garuda menuju VIP Bandara Polonia Medan, berjalan tanpa lambang Menteri dan tanpa ajudan dengan baju putih tidak rapi tapi semangat dan senyum, pegawai BUMN berbaris menanti menyalam kedatangan sang raja. Saya mendapat perintah suara berlari dari pintu masuk dan duluan menyalam dan menyatakan selamat pagi pak Menteri, dengan senyum pak Menteri,” jelasnya.

Sebelum pertemuan tersebut kata Gandi, dirinya menilai Dahlan Iskan itu penjahat besar karena pernah tidak sepaham dengan GUBSU Syamsul Arifin masalah Pembangkit Asahan III ketika Dirut PLN.

“Tapi setiap saya mau menilai orang tidak pernah mendengar sepihak. Kalau dari segi kemampuan dan penampilan saya hal yang tidak mungkin bisa bersahabat dengan beberapa negarawan. Saya sangat sadar atas keterbatasan saya, tapi karena Doa dan penyerahan diri kepada Tuhan sehingga bisa begitu dekat dengan Dahlan Iskan,” tambanya.

Begitupun, pada tanggal 9 Januari 2013, kata Gandi, dirinya didamping beberapa masyarakat Jakarta Mangulosi Menteri BUMN Dahlan Iskan di kantornya tanpa perencanaan matang tapi hikmat dan kekuatan doa itu sangat berpengaruh dan dirasakan pak Dahlan Iskan sehingga dia tidak mengalami lagi peristiwa besar seperti tabrakan mobil listrik, yang dites 5 Januari 2013.

“Saya sering melakukan acara tanpa perencanaan matang, tapi saya laksanakan dengan serius dan terlebih dahulu berdoa minta petunjuk dan kekuatan dari Tuhan. Dahlan Iskan heran karena tidak tau status pekerjaan saya sampai kami memberi dua Doa kepadanya yaitu Doa yang kelihatan (ulos) dan Doa yang tidak kelihatan (ungkapan permintaan kepada Tuhan),” katanya.

Hal seperti itulah lanjut Gandi, membuat dirinya heran, sering ada suara kata hati dan itulah yang sering dia lakukan.

“Jadi saya sangat yakin suara Tuhan yang selalu membimbing langkahku, namun setiap saya mau melangkah selalu minta agar Tuhan selalu menuntunku. Selalu berserah kepada Tuhan, disaat itulah saya tidak mengetahui siapa saya hanya keyakinan Tuhanlah yang membimbing langkahku sehingga bisa mampu memberi doa terbuka kepada Dahlan Iskan ketika dia menjadi perhatian dunia yg sudah ada melihat pasal Pidana,” pungkas Gandi.

Baca JugaMenolak Perang di Ukraina, Rusia Pecat 115 Tentaranya

(geosiar.com/red)