Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, Ungkapkan 3 Kategori Metode Baru Press Release Polres Samosir

by
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, Ungkapkan 3 Kategori Metode Baru Press Release Polres Samosir

GEOSIAR.COM, SAMOSIR – Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, ungkapkan 3 kategori metode baru Press Release Polres Samosir. Polres Samosir gelar Press Release pengungkapan dan hasil kegiatan Polres Samosir yang bertempat di Mako Polres Samosir, Rabu, (25/5/2022).

Pada kesempatan tersebut Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, dalam paparannya membagi 3 kategori metode baru press release Polres Samosir yaitu :

  1.  Pengungkapan kasus menonjol;
  2. Pengungkapan kasus – kasus yang menjadi perhatian publik;
  3. Kegiatan pelaksanaan koordinasi antara Polres Samosir dengan Pemkab Samosir.

Dalam pengungkapan kasus menonjol, Kapolres Samosir memaparkan pengungkapan ” kasus perjudian Togel dan Kim”, dimana pada hari Rabu 11 Mei 2022, Polres Samosir berhasil mengungkap kasus penyakit masyarakat judi Togel dan Kim di Desa Sianjur Mulamula yang sudah berlangsung 2 tahun. Dengan mengamankan tersangka AS di TKP Hutagodang Desa Sianjur Mulamula, dan bandarnya JR beralamat Desa Sarimarrihit Sianjur Mulamula.

Kemudian kurang lebih selama 2 bulan Polres Samosir kembali berhasil mengungkap kasus percabulan sebanyak 3 laporan polisi. Dimana salah satu modusnya dapat diungkap dari laporan anak hilang. Pada hari Minggu 1 Mei 2022 seorang nenek AS melaporkan cucunya hilang yang melarikan diri dari rumah.

Dan dalam tempo 3 hari personil Polres Samosir berhasil menemukannya di Posko Covid Tanjung Bunga dalam keadaan sehat berinisial MS berumur 14 tahun.

Dalam pengembangannya Polres Samosir berhasil mengungkap latar belakang hilangnya anak tersebut, dimana ada upaya percobaan percabulan dari orangtua kandungnya sendiri LS. Atas perbuatannya LS diancam 7 tahun penjara.

Kasus percabulan kedua yang diungkap Polres Samosir adalah laporan ibu TS, yang melaporkan anaknya TS berumur 6 tahun dicabuli PS berumur 73 tahun. PS sudah dicabuli TS sudah 4 kali dirumah tersangka dengan modus operandi memberikan uang, TKP Lumbanbuluh Desa Sampur Toba Kecamatan Harian.

Polres Samosir berhasil mengamankan barang bukti baju milik korban. PS dikenakan ancaman pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Pencabulan Terhadap Anak.

Baca JugaBUMN Pangan Panen Raya di Lahan Restorasi di Subang

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, Ungkapkan 3 Kategori Metode Baru Press Release Polres Samosir

Untuk pengungkapan “kasus yang menjadi perhatian publik”, AKBP Josua Tampubolon menjelaskan ,

“Dimana beberapa waktu lalu dimedsos sempat viral adanya penghinaan terhadap suku Batak Toba dan Agama Kristen, melalui pengaduan masyarakat inisial MS. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan turun ke TKP, bersama Kasat Intel dan Personil melakukan penggalangan dengan memediasi dan berkoordinasi dengan masyarakat seputaran TKP. Bahwa dari hasil proses penyelidikan dengan memonitor medsos Siber Patrol Polres Samosir, memprofiling adanya oknum-oknum yang membuat seolah-olah perkara mengandung unsur sara. Sehingga pada beberapa waktu lalu Polres Samosir bersama Ketua MUI, Pak Ustad pada saat Idul Fitri, menghimbau bahwa perkara yang dilakukan penghinaan tersebut bukan merupakan kasus sara dan tidak perlu dibesar-besarkan. Dan dari proses yang dilakukan Satreskrim Polres Samosir terhadap pelapor MS melalui penyelidikan dan gelar perkara serta dengan berkoordinasi saksi ahli tidak ditemukan unsur tindak pidana penghinaan terhadap suku Batak Toba dan Agama Kristen”, jelas Kapolres Samosir.

“Maka dalam kesempatan tersebut Kapolres Samosir tegaskan, bahwa terkait pengaduan masyarakat atas nama MS sudah dihentikan karena tidak memenuhi unsur pidana dan keduabelah pihak sudah dipertemukan dan hasil pemeriksaan konfrontir antara saksi-saksi pelapor dan tidak ditemukan persesuaian keterangan saksi-saksi. Karena itu Kapolres Samosir, meminta apabila nanti dalam medsos yang dimonitor tim Siber Patrol Polres Samosir ada orang atau oknum yang kembali memviralkan kasus itu, Polres Samosir akan menerapkan pasal UU ITE, yang sengaja menyebarkan atau membuat berita palsu apalagi yang mengandung unsur sarah”, tegasnya

Polres Samosir juga berhasil temukan pengaduan informasi orang hilang atas nama Widyawati F Gultom yang melaporkan anak kandungnya berinisial JH umur 13 tahun yang melarikan diri dari rumahnya. Dalam tempo 2 minggu personil Polres Samosir temukan anak tersebut di Medan.

Berita perhatian publik yang viral saat ini juga dalam proses Satreskrim adalah seorang ASN di Pemkab Samosir yang berinisial HS, terjerat tindak pidana Informasi dan Transaksi Elekronik, muatan penghinaan dan pencemaran nama baik, pada media sosial facebook.

“Untuk hal ini Kapolres Samosir meminta masyarakat dalam menggunakan media sosial harus berhati hati. Saat ini Polres Samosir sedang giat memonitor banyaknya di group-group whatsapp yang sudah menyerang privasi,” ungkapnya.

Pada paparan tersebut Kapolres Samosir juga menyampaikan pengungkapan penertiban kendaraan roda 2 yang tidak menggunakan plat, tidak sesuai standar kenyamanan, knalpot blong, atas penertiban yang dilakukan Kasat Lantas bersama jajaran, yang setiap hari melakukan penertiban.

Dan hari ini, Rabu 25 Mei 2022, kerjasama Polres Samosir bersama Dishub dan Satpol PP setelah melakukan apel gabungan, berhasil menertibkan becak motor disepanjang jalan onanbaru yang tidak memiliki plat kuning dan melebihi kapasitas penumpang.

Penertiban ini juga merupakan menindaklanjuti Road Show Kapolres Samosir di seluruh Kecamatan, dimana sesuai fakta-fakta di lapangan masih banyaknya kendaraan roda dua, becak motor roda tiga, roda empat roda enam, yang belum tertib dalam keamanan dan keselamatan terhadap ketertiban berlalu lintas.

“Road Show Kapolres Samosir selama 1 minggu juga merupakan bagian press release yang menghimbau kembali kepada masyarakat tentang Sosialisai Perda Nomor 26 Tahun 2006, tentang ternak dikandang dan diawasi. Kecelakaan oleh ternak atau kerbau, dalam analisanya kerbau atau tenak yang liar salah satu potensi yang bisa menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa atau luka berat dan ringan”, sebutnya.

Baca JugaPengembang Free Fire Buat Tiga Gim Baru Tahun Ini

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, Ungkapkan 3 Kategori Metode Baru Press Release Polres Samosir

Mengakhiri paparannya AKBP Josua Tampubolon, “Menghimbau untuk menjaga keamanan, keselamatan kertiban kelancaran berlalu lintas, dimana Polres Samosir akan terus melakukan operasi – operasi penertiban. Polres Samosir sudah membuat himbauan melalui spanduk. Kabag Ops bersama jajaran sudah turun langsung sosialisasi untuk tidak terjadi kejadian kecelakan oleh ternak yang liar di jalan umum ataupun akibat pengemudi yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan, atau pun kendaran yang tidak layak untuk melintas dijalan umum,” tutup Josua Tampubolon.

Tampak hadir dalam press release tersebut Waka Polres Kompol T.M Tobing, S.H, M.H, Kabag ops AKP LS. Siregar SH, Para PJU Polres Samosir, Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung, S.Sos, Kabid Trantibun Sat Pol PP Ronalven Sinabariba, S.sos, Kabid Penegakan Perda Sat Pol PP Trianto Hutabalian, Tokoh agama Kristen Pdt Maruli Satahi Panjaitan, S.Th, Tokoh agama Islam Ustad Himawan Manik, Ketua FKTM Kab. Samosir Obin Naibaho, Pengacara Prodeo Fransiska Simarmata, Personil Sat Reskrim Polres Samosir dan Personil Polres Samosir.

(geosiar.com/ss)

Baca JugaPGN dan PRISM Energy Meneken Kerjasama Jual Beli LNG Internasional