Tindak Lanjuti Aspirasi Terkait Tanah, Hendrik Sitompul Temui Ka Kanwil BPN Sumut

by
Tindak Lanjuti Apsirasi Terkait Tanah, Hendrik Sitompul Temui Ka Kanwil BPN Sumut

GEOSIAR.COM, MEDAN – Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Drs Hendrik H Sitompul, MM berkunjung ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Sumatera Utara. Hal ini dilakukan untuk meninindaklanjuti aspirasi dari masyarakat saat masa reses beberapa waktu lalu teekait permasalahan tanah.

Hendrik Sitompul disambut langsung oleh Kakanwil BPN Sumut yang baru Askani, diruang kerajanya, Jumat(08/04/2022) di Jalan Brigjen Katamso, Medan.

Dalam pertemuan tersebut, Hendrik Sitompul menyampaikan masalah-masalah tentang tanah yang disampaikan oleh masyarakat pada masa reses, diantaranya masalah penerbitan sertifikat baik perorangan maupun tempat ibadah dan konflik kepemilikan tanah masyarakat baik dengan PTPN maupun antara masyarakat.

Menaggapi hal tersebut Ka Kanwil BPN Sumut menyampaikan bahwa tentang tanah BPN hanya mengurus masalah administrasi tanah, bukan masuk ke ranah kebenaran materiil kepemilikan tanah.

Tindak Lanjuti Apsirasi Terkait Tanah, Hendrik Sitompul Temui Ka Kanwil BPN Sumut

“Kami hanya mengurus adminstrasi tanah, jika persyaratan adminstrasi lengkap secara legal formal, maka siapun yang mengajukan permohonan penerbitan Sertifikat akan kita terbitkan” Ujar Askin.

Ka Kanwil BPN Sumut, tidak memungkiri bahwa benar banyak persoalan tanah yang terjadi ditengah masyarakat karena banyak faktor khususnya ketidak jelasan surat awal kepemilikan dan peralihannya, sehingga berakibat timbulnya sengketa dikemudian hari, dan tidak jarang ada pihak-pihak berani membuat surat palsu.

“Bahwa banyak permasalahn tanah di masyarakat, kami tidak pungkiri, hal ini banyak terjadi karena ketidak jelasan surat surat kepemilikan dan peralihan tanah dimasyarakat” Ujar Ka Kanwil.

Baca JugaKomisi VII DPR Apresiasi Upaya Pertamina Jamin Distribusi BBM dan LPG di Sumbagut pada Masa Ramadan

Ka Kanwil juga menjelaskan bahwa biaya untuk pendaftaran penerbitan yang resmi hanya 50 ribu rupiah yang mahal itu adalah Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan hal ini ditentukan oleh Daerah yang masuk ke Pendapatan Daerah.

“Ada persepsi bahwa ngurus Sertifikat ke BPN itu mahal, sebenarnya tidak biaya pendaftaran hanya 50 ribu rupiah” Ujar Askin.

Ka Kanwil tidak memungkiri bahwa ada saja oknum oknum BPN yang membuat biaya biaya tambahan diluar itu, tapi pihak akan tetap mengawasi hal tersebut agar masyarakat tidak mengalami kerugian yang lebih besar.

“Bahwa ada oknum BPN yang bermain main, ada saja itu tapi kita akan lebih perketat lagi pengawasan untuk itu” Ujat Askin.

Menanggapi hal itu, Hendrik H Sitompul menyampaikan bahwa namanya masyarakat pasti belum mengetahui secara menyeluruh tentang proses penerbitan dan permasalahan tanah yang mereka hadapi baik secara legal formal maupun materiil.

Untuk itu Hendrik berharap, Ka Kanwil BPN Sumut berkenan untuk memberikan sosialisasi terkait itu kepada maayarakat, agar masyarakat tau dan paham.

“Permasalahan tanah dan persepsi masyarakat tentang BPN tentunya bukan sepenuhnya kesalahan masyarakat, mungkin karena faktor ketidaktahuan, maka saya berharap BPN berkenan melakukan sosialisasi untuk itu” Ujar Hendrik.

Menaggapi hal ini, Ka Kanwil BPN Sumut dengan senang hati akan mengadakan pertemuan sosialisasi dengan masyarakat konstituen Hendrik H Sitompul.

“Kita akan adakan sosialisasi untuk masyarakat, selepas bulan Ramadhan kita akan laksanakan” ujar Askin.

Selaku, penyalur aspirasi rakyat, Hendrik H Sitompul mengapresiasi kesesian Ka Kanwil BPN membuat sosialisasi kepada masyarakat khususnya konstituen yang memilih dirinya.

“Saya selaku yang dipilih rakyat, tentu bertanggung jawab memperjuangkan aspirasi rakyat secara umum khususnya pemilih saya, saya apresisasi kesediaan Ka Kanwil BPN Sumut untuk melakukan pertemuan sosialisasi dengan masyarakat” Ujar Hendrik.

Baca JugaHendrik Sitompul Desak Pertamina Ambil Alih Pengelolan New Gantry System (NGS) di TBBM

(geosiar.com)