Per Maret 2022, Sebanyak 3.078 Non PNS Padang Sidempuan Resmi Ikut Jamsostek

by
Per Maret 2022, Sebanyak 3.078 Non PNS Padang Sidempuan Resmi Ikut Jamsostek

GEOSIAR.COM, PADANGSIDEMPUAN – Sebanyak 3.078 tenaga harian lepas (Non PNS) Kota Padang Sidimpuan Sumatera Utara resmi menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, terhitung Maret 2022.

“Iuran sudah kita terima untuk 2 program yaitu Kecelakaan Kerja dan Kematian, terimakasih kepada Pemko Sidimpuan, terutama Bapak Walikota dan Wakil serta Kadisnaker,” jelas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Sidempuan Dr. Sanco Simanullang ST.,MT., IPM., ASEAN Eng, di ruang kerjanya, di Kantor Cabang Sidimpuan, hari ini (05/04/2022).

Sanco mengungkapkan, pada tanggal 29 Maret 2022 pekan lalu, hasil audiensi dengan Walikota Padang Sidimpuan yang saat itu didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Risman Kholik Harahap, mengungkapkan sejumlah perkembangan rencana kepesertaan Jamsostek, diantaranya pembayaran iuran Non PNS dan juga rencana masuknya 5000 tenaga rentan pada mata anggaran 2022.

Per Maret 2022, Sebanyak 3.078 Non PNS Padang Sidempuan Resmi Ikut Jamsostek

 

5000 Tenaga Rentan susul Daftar Jamsostek pada APBD 2023.

Sementara itu, Walikota Padangsidempuan Irsan Efendi Nasution, S.H. mengemukakan pihaknya akan terus melakukan dan mengembangkan pendaftaran Jamsostek di wilayah itu.

Baca JugaJoko Anwar Debut Penyutradaraan di Hollywood Lewat Film Fritzchen

Pendekatan kepada segenap pihak akan terus dilakukan, guna mewujudkan Inpres Nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi program Jamsostek.

“Tidak ada yang meninginginkan kematian, namun kehidupan terus berlanjut, setidaknya dengan iuran murah Rp 26.800 per bulan, ahli waris akan mendapatkan santunan Rp 42 juta sebagai bekal hidup,” ujar Walikota.

Kendati masih bertahap, Walikota bahkan akan mendaftarkan sebanyak 1.000 tenaga kerja, dari lingkungan terdekatnya.

“Selanjutnya sebanyak 5.000 Pekerja Rentan akan dianggarkan pada tahun 2023,” tukas Walikota.

“Kalo saya semakin banyak masyarakat yang terproteksi jaminan sosial ketenagakerjaan maka semakin baik, kan nanti kalo misal ada yang meninggal dunia bukan menjadi tanggungan saya lagi, tetapi telah menjadi tanggungan negara lewat BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Walikota.

(geosiar.com)

Baca JugaKADIN Medan Hadiri Pembagian Takjil dari Vihara Borobudur