Pemerintah Gencarkan Vaksin Covid Menjadi Syarat Mudik

by
Pemerintah Gencarkan Vaksin Covid Menjadi Syarat Mudik
Pemerintah bakal memanfaatkan momentum Ramadan genjot vaksinasi covid karena itu menjadi syarat bagi masyarakat yang mudik (Ilustrasi).

GEOSIAR.COM – Pemerintah bakal memanfaatkan momentum Ramadan untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi virus corona (covid-19).

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Keamanan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yakin upaya itu membuahkan hasil.

Pasalnya, upaya didukung oleh kebijakan pemerintah yang mensyaratkan masyarakat yang ingin mudik lebaran tahun ini harus telah vaksinasi lengkap dosis satu dan dua, serta vaksin booster dosis tiga.

“Jadi selama bulan puasa justru kita manfaatkan untuk menggencarkan vaksinasi, baik vaksin lengkap maupun booster. Sehingga mudah-mudahan mereka termotivasi untuk melakukan vaksin karena mereka akan mudik,” kata Muhadjir, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenko PMK, Senin (4/4).

Muhadjir memaparkan potensi masyarakat yang akan mudik pada lebaran tahun ini berdasarkan survei Kementerian Perhubungan mencapai 79 juta warga. Oleh karena itu, hal tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat secara sukarela melakukan vaksin sebagai syarat mudik.

Muhadjir mengungkapkan rencananya sentra vaksinasi akan ditempatkan di masjid-masjid dan menyasar masyarakat yang melaksanakan ibadah Ramadan di masjid.

Baca JugaNasDem Jawab Amien Rais: Jokowi Pegang Teguh Konstitusi!

“Kami sudah melakukan rapat membahas tentang bagaimana desain tekhnokratiknya agar momentum ibadah Ramadan khususnya tarawih bisa dijadikan momen untuk melakukan vaksinasi yang masif,” ujarnya.

Menko PMK mengatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait untuk pelaksanaan vaksinasi di masjid-masjid di Bulan Suci Ramadan.

“Kita akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemenkes, Polri, TNI, dan juga Dewan Masjid Indonesia (DMI). Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim capaian program vaksinasi virus corona (Covid-19) tidak akan mengalami tren penurunan selama Ramadan 2022 mendatang. Kemenkes menargetkan setidaknya lebih dari sejuta dosis vaksin habis digunakan untuk pemberian dosis primer dan booster selama sehari.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi sekaligus mengingatkan vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa karena pemberian suntikan dilakukan dengan injeksi intramuskular.

“Seharusnya tidak ada penurunan jumlah yang di vaksin ya. Selama Ramadan terkait kita juga tetap membuka layanan vaksinasi ya, dan tetap target di atas satu juta untuk total ketiga dosis,” kata Nadia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/3).

(geosiar.com)

Baca JugaNelayan di Serdang Bedagai Ditangkap, Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi