Masuk Lima Besar Survei Capres, Ridwan Kamil Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

by
Masuk Lima Besar Survei Capres, Ridwan Kamil Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024
Gubernur Jabar Ridwan Kamil

GEOSIAR.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dianggap mempunyai modal politik untuk maju dalam perhelatan Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Modal politik itu dilihat dari berbagai survei yang selalu menempatkan mantan Wali Kota Bandung itu dalam berbagai survei capres. Salah satunya hasil survei Median yang menempatkan dirinya masuk lima besar kandidat capres 2024.

Direktur Eksekutif Instrat, Ridwansyah Yusuf Achmad menilai Ridwan Kamil mempunyai modal politik untuk maju dalam Pilpres 2024. Apalagi deklarasi dukungan sudah mulai bermunculan untuk Ridwan maju sebagai pemimpin nasional.

“Indikasi lainnya, mulai banyak bermunculan deklarasi-deklarasi dukungan untuk Ridwan Kamil dari berbagai daerah,” kata Ridwansyah, di Bandung, Kamis (31/3).

Baca JugaJasa Tirta II Sabet Anugerah BUMN Driving Transformation

Menurutnya bukan tidak mungkin Ridwan Kamil menjadi kandidat calon presiden paling potensial mengingat masa pemilihan yang masih dua tahun lagi.

“Sekarang saja dari survei bisa masuk lima besar. Bisa jadi kuda hitam, seiring waktu dan dinamika politik yang ada,” katanya.

Untuk diketahui, Survei yang dilakukan Median ini mengambil data pada 1-7 Maret 2022 kepada 1.200 responden yang memiliki hak pilih.

Gubernur Jawa Barat Ridwan berada di peringkat lima dengan elektabilitas 3,8 persen. Di atasnya terdapat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 5,1 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 13,1 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 14,4 persen. Peringkat pertama Prabowo Subianto dengan 20,1 persen.

Sedangkan untuk calon wakil presiden yang dipilih responden, Ridwan Kamil berada di peringkat pertama dengan 5,8 persen. Disusul AHY dengan 5,5 persen, Muhaimin Iskandar 5,3 persen, Airlangga Hartarto 4 persen, dan Susi Pudjiastuti 3,2 persen.

(geosiar.com)

Baca JugaPertamina Tutup 2 SPBU di Medan, Diduga Jual Solar Bersubsidi untuk Industri