Arman Chandra Berharap Pengurus ASPEK MARINDO Terus Berinovasi

by
Arman Chandra Berharap Pengurus ASPEK MARINDO Terus Berinovasi

GEOSIAR.COM – Arman Chandra berharap pengurus ASPEK MARINDO terus berinovasi mencari metode yang tepat dan ramah lingkungan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Medan yang juga Ketua TJSLBU/Forum CSR Sumut Arman Chandra berharap agar para pengurus dari Asosiasi Petambak Kerang-Maritim Indonesia (ASPEK MARINDO) untuk terus berinovasi mencari metode yang tepat dan ramah lingkungan. Intinya, kata dia jangan sampai merusak lingkungan.

“Saya berharap dari KADIN MEDAN dan TJSLBU SUMUT ( CSR ) agar rekan-rekan dari ASPEK MERINDO terus semangat berkarya sesuai dengan kompetensi masing-masing, termasuk yang bergerak dalam bidang perkerangan yang sangat bagus menunjang perekonomian kerakyatan ini,” ujar Arman Chandra, yang ditemui di sela-sela acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sekaligus pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinis Sumatera Utara Asosiasi Petambak Kerang-Maritim Indonesia (ASPEK MARINDO), di Gedung Wisma Hanafiah, Jalan Serma Hanafiah, Belawan, Medan, Kamis (31/03/2022).

Selain itu, lanjut Arman, perlu menjadi perhatian semua pihak senantiasa memperhatikan aspek kesehatan produksi
perkerangannya.

“Kita boleh belajar dari pengalaman kurang menyenangkan bahwa komoditi perkerangan Indonesia beberapa tahun lalu pernah ditolak oleh Negara-negara Eropa karena ditemukannya kandungan logam berat, yang setelah ditelusuri ternyata hanya sebagian kecil saja dari kawasan Teluk Jakarta,” ungkap Arman Chandra yang juga Dewan Pembina DPD ASPEK MARINDO Sumut.

Baca JugaKADIN Medan Ungkap Keluhan Pelaku UMKM Sulit Dalam Proses Sertifikasi di BBPOM

Dalam kesempatan tersebut, Arman Chandra juga memberikan pandangan terkait perlunya upaya semua pihak terhadap kegiatan bertambak atau budi daya kerang, khususnya bagi budidaya kerang maritim.

“Menurut pandangan kami, kegiatan ini dinilai sangat positif guna memenuhi kebutuhan konsumsi pangan, khususnya yang berasal dari sumber protein hewani laut dan potensi komoditi marikultur ini memiliki daya saing tinggi dan bernilai ekonomi,” sebut Alumni Pendidikan Lemhannas RI Angkatan ke-61 ini.

Arman menyampaikan, pada tahun 2019 lalu, bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim target produksi kekerangan total ±233.700 ton. Sektor ini diprediksi akan terus tumbuh mencapai 32,60% per tahun hingga 2022 ini, karena potensi pasarnya cukup besar. Karenanya, kata dia, komoditas kekerangan ini harus lebih fokus untuk dikembangkan karena dapat mendorong perekonomian masyarakat pesisir, khususnya di kawasan yang memiliki potensi pengembangan kekerangan.

“Dan pengembangan komoditas ini harus terus digenjot karena potensi lahan yang tersedia di sentra budidaya dinilai masih cukup luas. Dalam upaya budidaya perkerangan ini pada dasarnya memiliki beberapa metode, salah satunya bagi jenis kerang tertentu menggunakan metode bambu tancap dan metode long line. Metode-meotde ini dinilai cocok di terapkan di kawasan ini karena faktor wilayah kelautan disini sangat mendukung. Kendati demikian, budidaya perikanan, termasuk kekerangan, diutamakan untuk konsumsi dalam negeri dalam rangka ketahanan pangan melalui nutrisi alternatif. Dan kegiatan Ekspor hasil budidaya tersebut mungkin dapat dilakukan jika setelah pemenuhan konsumsi lokal tercapai,” lanjutnya.

Arman Chandra juga mengapresiasi pengukuhan dan pelantikan pengurus ASPEK Marindo tersebut.

“Suatu hal baik kita bisa dipertemukan dalam acara yang baik ini. Semoga kegiatan ini mendorong perbaikan di segala aspek, khususnya di bidang dunia usaha,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KADIN Sumut, HNSI, Ditpolairud, Polres Pelabuhan Belawan, Dandim 0201/BS, Bea Cukai, Sayhbandar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Dinas Perikanan Kota Medan, mitra-mitra kerja, mewakili Camat Medan Belawan dan Aspotmas Lantamal I Belawan.

(geosiar.com)

Baca JugaGandeng BIN Sumut, Rutan I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut Gelar Vaksinasi