Andre Rosiade Minta BUMN Transportasi Siap Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran

by
Andre Rosiade Minta BUMN Transportasi Siap Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran
Andre Rosiade (Dok. Andre Rosiade)

GEOSIAR.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade meminta sejumlah perusahaan BUMN di bidang transportasi bersiap menghadapi mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2022. Andre mewanti-wanti lonjakan pemudik kali ini.

“Pertama kami mengapresiasi ASDP, Pelni, KAI, dan DAMRI yang sudah melakukan berbagai pembenahan. Harapan kami, ini dua tahun tidak ada mudik lebaran. Harapan kami seluruh pihak, baik KAI, Pelni, ASDP, dan DAMRI, bisa bersiap,” kata Andre dalam rapat dengar pendapat antara Komisi VI DPR RI dengan Dirut PT KAI, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Dirut PT Pelni, dan Dirut Perum DAMRI, Selasa (29/3/2022).

Andre memprediksi jumlah pemudik pada Libur Idul Fitri 2022 akan meningkat tajam jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu, pemudik yang akan pulang kampung dengan menggunakan transportasi umum dinilai juga akan meningkat jika dibandingkan dengan kendaraan pribadi.

Baca Juga : MK Tolak Gugatan Partai Ummat Soal Presidential Threshold

Proyeksi peningkatan jumlah pemudik dan pemanfaatan transportasi umum, kata Andre, dipicu kebijakan pemerintah yang menghapus aturan wajib tes PCR maupun tes antigen bagi pelaku perjalanan yang sudah divaksinasi hingga dosis kedua. Selain itu, tingginya capaian vaksinasi disebutnya akan menambah kepercayaan diri masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

“Jadi jangan sampai menghadapi 87 juta pemudik ini, kita tidak siap menghadapi lonjakan, sehingga terjadi antrean dan pelanggaran protokol kesehatan,” kata Andre.

Lebih lanjut, legislator asal Sumatera Barat ini mendorong para Dirut BUMN transportasi untuk berkomitmen menegakkan protokol kesehatan di seluruh terminal, stasiun, pelabuhan, ataupun moda transportasi publik yang akan digunakan oleh para pemudik.

“Kita berharap komitmen dari keempat BUMN untuk melaksanakan protokol kesehatan. Terus terang saya termasuk orang yang mendukung tidak perlu lagi ada tes antigen maupun PCR. Karena kami naik pesawat pun tidak ada tes. Tetapi tentu penegakan aturan penerapan protokol kesehatan, bahwa vaksin kedua, bahkan booster itu bagus. Saya pun melihat masyarakat sangat antusias untuk di-booster vaksin ketiga. Menurut saya ini pilihan tepat,” kata Andre.

(geosiar.com)

Baca JugaRayakan HUT TNI AU, Ketua KADIN Medan Ikut Gowes Bersama TNI