Kabar Gembira, Pemkab Tapteng Cairkan Iuran Jamsostek bagi 10.000 Pekerja

by
Kabar Gembira, Pemkab Tapteng Cairkan Iuran Jamsostek bagi 10.000 Pekerja

GEOSIAR.COM, PADANGSIDEMPUAN – Kabar Gembira, Pemkab Tapteng cairkan iuran Jamsostek bagi 10.000 pekerja. Sosialisasi dan Draft Ranperda Jamsostek Rampung, Pemkab Tapteng segera serahkan ke Dewan.

Kabar gembira Tengah meliputi pekerja di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pasalnya, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani telah membayarkan iuran Jamsostek bagi 10.000 pekerja di wilayah itu.

Selain pencairan iuran terhitung Maret 2022, buah karya Bupati Tapanuli Tengah lainnya adalah dukungan penuh terhadap penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Jamsostek.

Bertempat di ruang rapat Pia Hotel Pandan Tapanuli Tengah, Sosialisasi Draft Perda digelar pada Kamis, 24 Maret 2022, sebagaimana keterangan Jamsostek Sidempuan, hari ini .

Kabar Gembira, Pemkab Tapteng Cairkan Iuran Jamsostek bagi 10.000 Pekerja

Asisten II Pemkab Tapteng drh. Iskandar didampingi Asisten I Drs. Erwin Marpaung pada saat membuka kegiatan mengungkapkan Pemkab Tapteng siap mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Program jaminan sosial sudah berjalan di Tapteng. Iuran bagi 10.000 tenaga kerja sudah dibayarkan. Kegiatan hari ini, hanya untuk menguatkan Payung Hukumnya, jadi biar berjalan mantap perlindungan Jamsostek ke depan. Apalagi Perda sudah disahkan, diharapkan dapat mengatur perlindungan menyeluruh bagi semua segmen pekerja” ujar Iskandar yang turut didampi Kepala Disnaker Tapteng Reza Affandi Ritonga, S.STP., MM., Kabag Hukum dan Orta Fredy H. Sitompul, SH serta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tapteng Ridho S.M Hutabarat, S.STP. MM.

Baca JugaPT BRSE Laksanakan Vaksin Booster bersama Pemkab Simalungun dan Polres Simalungun

Hadir juga sejumlah camat dan puluhan perwakilan perusahaan besar, perwakilan pengusaha di wilayah itu.

Diketahui, Penduduk Kabupaten Tapanuli Tengah tercatat di kisaran 365.506 jiwa.

Jumlah pekerja informal mulai dari tenaga kerja petani, nelayan, pekerja sosial keagamaan, mencapai 114.692 jiwa.

Sementara jumlah pekerja pada penerima upah di sektor formal seperti perusahaan, lembaga, dan lainya sekitar 50.731 jiwa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Padang Sidempuan Dr. Sanco Simanullang ST., MT., iPM., ASEAN Eng didampingi Kepala Jamsostek Sibolga Boy Tobing SH., MKn., mengucapkan terimakasih atas komitmen Pemkab Tapteng melindungi pekerja dalam program Jamsostek.

Selain telah mencairkan iuran bagi 10.000 pekerja, juga secara gerak cepat merancang Perda Jamsostek.

“Komitmen Pak Bupati Bakhtiar, sangat jelas dan patut diapresiasi. Ini, gerak cepat lagi buat Perda, itu sangat Luar biasa. Mauliate amang Boru Bupati,” ujar Sanco.

Perlindungan Akan Berjalan Terus

Sebelumnya diberitakan, Bupati Bakhtiar bersama dengan BP Jamsostek Cabang Sibolga secara bertahap telah menyerahkan secara simbolis kartu perserta baru. Bahkan juga santunan kematian terhadap dua orang tenaga hononer Tapteng yang meninggal dunia akibat sakit.

Baca JugaBus Sekolah Ditarik, Ada Apa dengan Pemerintah Kabupaten Samosir?

Penyerahan itu dilangsungkan di Gedung Serbaguna Pandan, Jumat 11/02-2022.

“Kita sudah tampung anggarannya di APBD Tapteng Tahun 2022 ini untuk 10.000 tenaga honorer dan pekerja rentan. Dan hari ini kami menyerahkan kartu peserta kepada 5.567 tenaga hononer secara simbolis yang akan dilanjutkan pada termin kedua kepada 4.433 pekerja rentan. Ini kita lakukan sebagai wujud perhatian kita kepada masyarakat,” kata Bupati Bakhtiar di sela-sela kegiatan itu.

Dijelaskan, Adapun anggaran untuk 10.000 tenaga honor dan pekerja rentan itu kata Bupati, akan terus berlanjut meskipun masa jabatannya berakhir Mei 2022 mendatang.

“Selama program pemerintah itu masih ada, itu wajib. Dan itu sudah disahkan oleh Dewan. Jadi nanti tinggal membayarkan saja setiap tahunnya karena anggarannya sudah ditampung,” tegasnya.

Ada pun kategori pekerja 10.000 orang yang ditampung pada APBD 2022 terdiri dari perangkat desa, honorer, tenaga rentan seperti petani, nelayan, tokoh agama dan pekerja sosial lainya.

(geosiar.com)

Baca JugaKaro Kreatif, Bane Manalu: Kita Berharap Komunitas Ini Konsisten Melahirkan Karya