Connect with us

Politik

Paul MA Simanjuntak Gelar SosPer No 4/2012, Arahkan Masyarakat Miliki Kartu BPJS

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua Komisi IV DPRD Medan gencar mengingatkan seluruh warga Kota Medan supaya peduli dan pentingnya menjaga kesehatan apalagi dimasa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19). Bagi yang belum memiliki jaminan kesehatan supaya memastikan ikut mengurus BPJS Kesehatan gratis.

“Ayo mari urus kartu BPJS Kesehatan non iuran, bila nanti jatuh sakit sudah ada persiapan. Bagi yang belum punya, datang ke rumah Jl Sei Kera Bo 163 biar kita bantu fasilitasi pengurusannya,” ujar Paul Mei Anton Simanjuntak berkali kali saat menggelar sosialisasi Perda (SosPer) ke XII Tahun 2021 Pemko Medan No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan dalam dua gelombang mulai siang hingga sore di Jl Sei Kera No 163 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, Senin (6/12/2021).

Sosialisasi pertama dan ke dua masing masing dihadiri Lurah Sidodadi Alfian Siregar, Ketua PAC PDIP Medan Timur Lisa Barus, sejumlah Kepling, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader partai dan ratusan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Paul Simanjuntak mengajak masyarakat tetap mematuhi Peotokol Kesehatan (Prokes) demi mencegah penyakit yang berbahaya Covid 19. Bahkan, sebagai bentuk kepedulian Paul Simanjuntak terhadap warnga terus sosialiasi soal pengurusan kartu sehat gratis.

Begitu juga kententuan PPKM level 3 yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mengantisipasi lonjakan baru kasus Covid 19 menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Natura) 2022 supaya dijalankan dengan benar. “Kita tetap waspada mencegah apalagi ada mencegah covid varian Omicron yang saat ini mewabaha di negara tetangga,” sebut Paul.

Untuk itu, Paul berharap masyarakat dapat patuh Prokes dan meningkatkan budaya bersih mulai dari rumah hingga lingkungan. “Kebersihan itu awal kesehatan, jangan sembarangan buang sampah. Wadahi sampah masing masing dan jangan sampai tercecer ke parit,” pesan Paul Simanjuntak.

Pada kesempatan itu, Paul memaparkan isi Perda No 4 Tahun 2012 tentang sistem kesehatan Kota Medan. Dalam Perda yang terdiri XVI BAB dan 92 Pasal itu bertujuan mewujudkan tatanan kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dengan penerapan Perda diharapkan dapat mencapai pembangunan kota yang berwawasan kesehatan. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan meningkatkan akses warga memperoleh pelayanan kesehatan.

Maka menurut Paul, untuk mencapai tujuan Perda, Pemko Medan harus melakukan upaya kesehatan, regulasi kesehatan, pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, penyediaan farmasi, alat kesehatan, manajemen informasi kesehatan dan pemberdayaan kesehatan.

Diketahui, dalam Perda pada BAB XVIII Pasal 32 menyebutkan agar pemerintah dan swasta dapat bertanggungjawab dalam upaya perbaikan gizi untuk meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan dan produktifitas kerja. Pemko Medan bertangungjawab dalam hal pemenuhan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, adapun Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang disosialisasi terdiri dari XVI BAB dan 92 Pasal. Dalam BAB I Pasal 1 disebutkan Perda Sistem Kesehatan dapat dipedomani sebagai penyelenggara pembangunan kesehatan di Kota Medan.

Sedangkan pada BAB II, disebutkan bahwa tujuan Perda adalah untuk mewujudkan tatanan kesehatan yang mampu melibatkan partisipasi semua unsur terkait meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Selanjutnya untuk mewujudkan pembangunan kota berwawasan kesehatan dan kemandirian. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka bagi masyarakat serta meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Dan pada Bab VI Pasal 32 disebutkan agar pemerintah dan swasta dapat bertanggungjawab dalam upaya perbaikan gizi untuk meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan dan produktifitas kerja.

Usai memberikan pemaparan Perda No 4 Tahun 2012 diakhir acara, Paul bersama Ketua PDI P Medan Timur Lisa Barus membagikan seminar kit kepada peserta. Selanjutnya bantuan beras mengingat menjelang Tahun Baru.

Begitu juga, puluhan anak yatim piatu mendapat bantuan sejumlah uang dan beras. Hal itu sebagai bentuk kepedulian Paul Simanjuntak mengjadapi Natal dan Tahun Baru 2022. (lamru)