Connect with us

Politik

Haris Kelana Damanik ST Ingatkan Ketapang Medan Antisipasi Ketersediaan Pangan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota Komisi II DPRD Medan, Haris Kelana Damanik ST mempertanyakan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan terkait antisipasi ketersedian bahan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2022. Apalagi, situasi pandemi Covid 19 yang dikuatirkan dapat meningkat karena suasana liburan dan berdampak krisis pangan.

“Dinas Ketapang Medan kita dorong melakukan upaya antisipasi terjadinya krisis pangan Natal dan Tahun Baru, ” sebut Haris Kelana Damanik saat mengikuti rapat pembahasan R APBD Pemko Medan Tahun 2022 bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan di ruang Komisi II gedung dewan, Senin sore (22/11/2021).

Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Medan Surianto (Butong) didampingi Wakil Ketua Komisi Sudari ST, Sekretaris Dhiyaul Hayati, anggota Haris Kelana Damanik, Modesta Marpaung SKM, Johannes Hutagalung dan Afif Abdillah. Hadir Kepala Dinas Ketapang Kota Medan Emilia Lubis bersama sejumlah stafnya.

Selain itu Haris Kelana Damanik yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu minta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Emilia mampu menekan laju kenaikan harga kebutuhun pokok yang terkadang meroket.

“Terkadang kasihan masyarakat harus membeli mahal suatu barang diatas normal. Hal seperti ini pemerimtah harus hadir ditengah masyarakat memberi solusi. Pemerintah harus mampu mengatasi dan mengantisipasi jangan sampai terjadi,” tandas Haris.

Selanjutnya, Haris Kelana Damanik asal politisi Gerindra itu berharap Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan mampu melakukan revolusi putih yakni membangun karakter warga yang sehat dan kuat. Memberi pola makan dan komsumsi susu setiap hari terutama generasi muda atau anak usia dini. “Dengan gerakan itu, diharapkan anak anak di Kota Medan dapat menjadi generasi penerus yang kuat dan cerdas,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Komisi II DPRD Medan Sudari ST menyoroti kinerja Kepala Dinas Ketahanan Kota Medan, Sudari mendorong agar tetap maksimal melakukan pengawasan terhadap pedagang di lingkungan sekolah.

“Saat ini sudah belajar tatap muka, mulai banyak pedadagang jajanan seperti Bakso dan lainnya. Bagaimana pengawasan agar jajanan tetap nyaman dari bahan pengawet berbahaya seperti Boraks dan lainnya,” cetus Sudari.

Sudari ST yang juga Sekretaris DPD PAN Kota Medan itu mengingatkan agar rutin melakukan pengawasan sehingga tidak menggunakan zat berbahaya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Menyikapi saran dan kritikan DPRD Medan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan Emilia Lubis pihaknya menyampaikan terimakasih atas masukan yang disampaikan anggota dewan.

Emilia Lubis akan melakukan upaya peningkatan pengawasan ketersediaan pangan di hari raya besar Tahun Baru. Begitu juga program revolusi putih akan menjadi bahan masukan untuk direalisasikan.

Terkait pengawasan jajanan di lingkungan sekolah, Emilia mengaku tetap melakukan pengawasan dan akan lebih memaksimalkan lagi. Namun, tambahnya tetap membutuhkan masukan dan dukungan dari DPRD Medan. (lamru)