Connect with us

Sumut

Melalui Acara Sinkronisasi Dunia Usaha, Ketua CSR Arman Chandra : Membangun Sumut Tidak Cukup Hanya dari APBD

Published

on

Medan, Geosiar.com,- Bertindak sebagai salah satu narasumber dalam sikronisasi pengembangan program dunia usaha melalui pemberdayaan potensi dunia usaha, Ketua Tanggungjawab Sosial Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Sumatera Utara Arman Chandra menyampaikan perkenalan Forum TJSLBU atau sering disebut Forum CSR kepada Badan usaha yang hadir, Senin (22/11/2021).

Dirinya meyakini, inisiatif Pengurus TJSLBU Sumut tidak mengelola dan menghimpun dana namun melihat CSR ini merupakan suatu kekuatan ekonomi yang belum di optimalkan bersama. Lanjut Arman, untuk mensejahterakan masyarakat dan membangun Sumatera Utara tidak cukup hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja.

“Kata kunci sukses ini semua adalah tranparansi. Hari ini Forum TJSLBU akan menjadi Wadah bagi Badan usaha, kemudian Wadah ini menerima dan memberikan informasi untuk Badan Usaha dalam merealisasikan CSR nya pada sasaran yang tepat”, Ujar Arman Chandra yang saat ini juga menjabat Ketua KADIN Medan.

Ditempat yang sama, Acara Sikronisasi ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Drs. Manna Wasalwa Lubis, M.Ap. dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumut mengatakan mengenai Permensos no. 11 tahun 2020 Mengenai Forum Tanggunjawab Sosial Lingkungan Badan Usaha.

“Pada bulan mei 2021 lalu, Bapak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi telah melantik dan mengukuhkan Forum TJSLBU/CSR Kensos Provinsi Sumatera Utara yang diketuai Arman Chandra. Dalam hal ini perlu saya sampaikan untuk seluruh Badan Usaha yang ada di sumatera utara adalah merupakan anggota Forum TJSLBU, untuk itu apabila ada kegiatan CSR perusahaan diperbolehkan mengundang Pengurus Forum TJSLBU dan saling berkerjasama”, Ujar Manna

Tampak hadir dalam acara hadir badan usaha dari Perwakilan PTPN IV , Perwakilan PDAM Tirtanadi, Bank Mestika, PT. Sintora jaya utama, Pengurus KADIN Medan, Permata Hijau Group, PT. BPR NBP 25, CV. Ilham Jaya, Perwakilan Pertamina, PT. PELINDO, PT. Hutama Karya, Garuda Hotel Plaza dan Media massa.(rel/red)