Connect with us

Daerah

Longsor Bebatuan Kembali Terjadi di Titik 37.5 Tirtanadi, 1 Unit R4 Ringsek

Published

on

Sembahe, Geosiar.com,- Masyarakat pengendra pengguna jalan yang melintas dari Medan – Berastagi maupun sebaliknya diminta waspada dan berhati hati mengingat kondisi cuaca hujan disertai angin kencang hingga mengakibatkan kembali longsor bebatuan di titik 37.5 Tirtanadi,
Sabtu (20/11/2021) malam pukul 23.30 Wib.
Himbauan tersebut disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny W Siregar S Sos didampingi Kapolsekta Pancurbatu, Kompol Dedi Dharma, SH kepada wartawan.
Dikatakan, Kasat Lantas informasi longsor didapat dari informasi masyarakat tentang adanya pohon tumbang yang disertai longsor batu dari tebing di titik 37.5 Tirtanadi yang mengakibatkan 1 buah mobil HRV warna putih ringsek mulai dari bagian tengah hingga bagian belakang.

“Informasi didapat dari masyarakat, atas musibah pohon tumbang dan longsor memgakibatkan 1 buqh mobil HRV warna putih ringsek. Namun tidak ada jatuh korban jiwa,” ujar AKBP Sonny W Siregar.

Lanjut Kasat Lantas, untuk melakukan evakuasi kendaraan roda empat yang ringsek akibat tertimpa pohon tumbang dan longsor bebatuan, alat berat berhasil dikawal dari titik/pos standby dan tiba di lokasi longsor pada Minggu (21/11/2021) pagi pukul 02.00 Wib.
Dijelaskannya, pada pukul 03.00 Wib bersama dengan masyarakat, Personil Satlantas Polrestabes Medan, Polsek Pancurbatu, BPBD Deliserdang, Jagawana dan Balai Besar Jalan Nasional memulai proses pembersihan material pohon dan batu.
“Untuk arus lalulintas dari Medan – Berastagi ditutup sementara hingga proses pembersihan selesai. Situasi cuaca hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan proses pembersihan terkendala. Jaringan komunikasi tidak ada samasekali,” Ungkap AKBP Sonny W Siregar.(rel/red)