Connect with us

Daerah

Bupati Simalungun Temui Dirjen PDTT, Janji Kucurkan Anggaran Pembangunan Infrastruktur

Published

on

Simalungun, Geosiar.com – Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendesa PDTT, Sugito menerima kunjungan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu (03/11/2021).

Sugito menyampaikan kepada Bupati, bahwa di tahun anggaran 2022, Kemendesa PDTT telah mengalokasi anggaran untuk program desa wisata di Nagori Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

“Kita bersyukur dengan terobosan yang kita lakukan tersebut, didapat alokasi anggaran desa wisata untuk Kabupaten Simalungun di tahun 2022. Tidak hanya sampai di situ, Kabupaten Simalungun pada tahun berikutnya, masih akan mendapat perhatian dari Kemendesa PDTT, baik itu pembangunan infrastruktur pedesaan mau pun desa wisatanya,” kata Bupati melalui aplikasi WhatsApp setelah usai pertemuan, Rabu (03/11/2021).

Bupati menyampaikan, apa yang dilakukannya di Kemendesa PDTT, merupakan salah satu terobosan dalam jeput bola program-program yang ada di kementerian-kementerian, untuk meningkatkan pembangunan Kabupaten Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera.

“Saya bersama Wakil Bupati, tidak akan henti-hentinya melakukan upaya apa pun dengan berkolaborasi bersama saudara-saudara kita yang berada di Jakarta, baik itu para investor, mau pun yang berada di kementerian serta yang berada di DPR-RI, untuk pencapaian lebih maksimal mendatangkan anggaran pembangunan ke Kabupaten Simalungun,” kata Radiapoh Sinaga.

Diharapkannya, para pimpinan OPD yang ada di Pemkab Simalungun, dapat mensinerjikan kemampuan pimpinannya dalam mengimplementasikan terhadap apa-apa yang berhasil diperjuangkan dari pusat untuk pembangunan Kabupaten Simalungun.

“Di samping kita tuntut kemampuan manajemen para pimpinan OPD dalam mengerjakan berbagai program pembangunan, kita juga mengharapkan seluruh elemen yang ada di Kabupaten Simalungun untuk bersama-sama mengawal dan menjaga amanah anggaran pembangunan yang sudah masuk dari pemerintahan pusat melalui kementerian-kementerian yang berhasil dilakukan negosiasi,” ujar Radiapo. (SP)