Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang Kunker Ke Kabupaten Simalungun

by

Simalungun, Geosiar.com,- Wakil Ketua Komisi II DPR RI, DR Junimart Girsang SH MH melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Simalungun,  Pamatang Raya,  Sumut,  Senin (18/10/2021)

Kehadiran wakil Komisi II DPR RI tersebut disambut oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Wakil Bupati H Zonny Waldi , dan Sekda Drs Esron Sinaga dikantor bupati simalungun yang dilanjutkan dengan pertemuan pimpinan OPD dijajaran Pemkab Simalungun, dibalei harungguan Djabanten Damanik.

“Kami sangat mengapresiasi kepada bapak Junimart Girsang yang merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI yang telah mengunjungi Kabupaten Simalungun. Semoga ini menjadi berkah buat kita dan menjadi sarana komumikasi yang produktif untuk kemajuan Kabupaten Simalungun,”kata bupati.

Selain itu Bupati juga menyampaikan harapannya kepada para anggota DPR RI yang berasal dari daerah pemilihan III termasuk Kabupaten Simalungun untuk memberikan bantuannya melalui komunikasi dengan kementerian

“Kita juga berharap kepada anggota DPR yang berasal dari dapil kita, dapat membantu kita dikementerian-kementerian misalnya, untuk membangun Simalungun seperti infrastruktur jalan. Karena kalau mengharapkan dana dari APBD tentu belum mampu untuk mengatasi kerusakan jalan di Simalungun karena biayanya cukup besar mencapai trilyunan rupiah ,” tambah Bupati.

Junimart Girsang mengatakan bahwa kunjungannya ke Simalungun merupakan kunjungan kerja reses sebagai kewajikan setiap anggota DPR. “Jadi setiap anggota DPR wajib turun ke dapil masing-masing. Dan saya juga wajib mengunjungi daerah pemilihan saya,”jelasnya.

Junimart juga menjelaskan masalah insfrastruktur jalan,  Politisi PDI-P itu mengharapkan kepada Bupati untuk melakukan komunikasi dengan pihak DPR RI dan siap memfasilitasi untuk ketemu dengan pihak Komisi V DPR RI

“Karena kalau kita mengharapkan anggaran provinsi,  tentu provinsi juga mempunyai anggaran terbatas,  jadi gak tuntas ini,  yang bisa bikin tuntas hanya dari pusat “

“Selain infrastruktur jalan, tentu menyangkut pertanahan yang sifatnya sangat sensitif dan saya mengatakan bahwa tanah itu untuk rakyat, negara tidak mempunyai hak untuk memiliki tetapi negara mempunyai hak untuk menguasai,  kenapa dikuasai, untuk diberikan ke rakyat. Itu filosofinya,”ujar Junimart. (SP)