Connect with us

Dunia

Mantan Wartawan Cina Ditahan dengan Tuduhan Menghina Pahlawan Perang

Published

on

Foto : Ilustrasi/dok

Geosiar.com, – Luo Changping, seorang mantan jurnalis Cina yang liputannya banyak mengungkap kasus korupsi, ditahan polisi dengan tuduhan menghina pahlawan dan martir Perang Korea setelah komentar yang dia buat tentang film patriotik.


Menurut tangkapan layar dari unggahan di media sosial yang tidak lagi dapat diakses, Luo Changping mengatakan bahwa orang Cina “jarang merenungkan keadilan” perang, dan menggunakan permainan kata-kata untuk menunjukkan bahwa para prajurit itu bodoh.

Polisi di provinsi pulau Hainan menahan Luo karena dicurigai “melanggar reputasi dan kehormatan para pahlawan dan martir,” menurut pemberitahuan yang dibagikan di Weibo oleh media pemerintah CCTV, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Luo telah mengakui tindakannya itu, menurut CCTV. Dia tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar independen.

Dalam unggahan media sosial, Luo mengomentari “Pertempuran di Danau Changjin,” sebuah film patriotik yang dirilis pada 30 September 2021 dan dibintangi oleh aktor Wu Jing.

“Organ keamanan publik akan menyelidiki dan menghukum” pelanggaran tersebut, kata polisi. Dalam satu kasus baru-baru ini, seorang terdakwa dijatuhi hukuman delapan bulan penjara untuk pelanggaran serupa.

Partai Komunis yang berkuasa telah lama memegang teguh sejarahnya, dengan legitimasinya sebagian bertumpu pada kemenangan atas pasukan Jepang dalam Perang Dunia II dan atas Nasionalis untuk mengakhiri perang saudara Cina pada 1949.

Pekerjaan Luo sebagai jurnalis termasuk melaporkan mantan wakil direktur di badan perencanaan negara Cina yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena korupsi pada 2014. Dia menerima penghargaan dari Transparency International pada 2013 untuk karyanya.(tmp/red)