Connect with us

Dunia

Kapal Selam Nuklir AS yang Tabrakan di Laut China Selatan Harganya Rp42,6 Triliun

Published

on

Ilustrasi : kapal selam (dok)


Washington, Geosiar.com, – Kapal selam bertenaga nuklir USS Connecticut milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) tabrakan dengan objek misterius di bawah Laut China Selatan . Kapal canggih ini harganya USD3 miliar atau lebih dari Rp42,6 triliun.

Insiden itu terjadi pada 2 Oktober 2021. Angkatan Laut Amerika masih merahasiakan objek misterius yang bertabrakan dengan USS Conneticut.

Tingkat kerusakan kapal masih dinilai, namun kapal itu diklaim masih mampu beroperasi penuh dan sekarang dalam perjalanan ke Guam.

Seorang pejabat Angkatan Laut AS pada Jumat (8/10/2021) mengatakan 11 pelaut mengalami sedang hingga ringan yang tidak membahayakan jiwa.

“Kapal itu dalam kondisi aman dan stabil,” kata Armada Pasifik Angkatan Laut AS.

“Pembangkit tenaga nuklir Connecticut tidak terkena dampak dan tetap beroperasi penuh,” lanjut Armada Pasifik dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan melakukan penyelidikan yang sangat menyeluruh untuk mengetahui apa yang terjadi,” imbuh James Adams, pejabat dari Armada Pasifik.

Kapal selam serang cepat kelas Seawolf itu berangkat dari Naval Base Kitsap-Bremerton sejak 27 Mei 2021. USS Connecticut ditugaskan untuk operasi maritim di Samudra Pasifik.

Seorang pejabat Angkatan Laut Amerika mengatakan itu objek yang bertabrakan dengan USS Conneticut bukan kapal Angkatan Laut, salah satu armada AS atau pun kekuatan asing.

Mengutip laporan Kitsap Sun, Angkatan Laut AS hanya membangun tiga kapal selam kelas Seawolf, yang masing-masing menelan biaya lebih dari USD3 miliar untuk pembangunannya. Kapal-kapal itu dikenal sebagai kapal yang paling rahasia, menyelam dalam dan bersenjata lengkap di seluruh Angkatan Laut Amerika.

Mereka dipandang oleh para ahli Angkatan Laut sama pentingnya dengan retorika “Persaingan Kekuatan Besar” dengan China dan Rusia yang meningkat.

Sedangkan menurut laporan Forbes, USS Seawolf, USS Connecticut dan USS Jimmy Carter semuanya berbasis pusat di Bremerton, Washington. Ketiganya tergolong kapal selam antik tahun 1990-an, yang terbesar, tercepat dan paling bersenjata lengkap dari sekitar 50 kapal selam serang armada AS.

Setiap kapal selam kelas Seawolf memiliki 50 torpedo dan misil, yang daya tembaknya cukup untuk menenggelamkan konvoi atau kelompok kapal induk musuh.(sin/red)