Connect with us

Nasional

SBY Nyanyikan Lagu Telaga Sunyi Kenang Ani Yudhoyono

Published

on

Susilo Bambang Yudhoyono bersama lukisan karyanya. (Foto/ dok internet)

Jakarta, Geosiar.com, – Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY menyanyikan tembang Telaga Sunyi ciptaan Koes Plus untuk mengenang mendiang istrinya, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono. Video klip lantunan tembang itu diunggah Yudhoyono di akun Instagram @aniyudhoyono sembari menyertakan lima foto lukisan karyanya.

“Lagu Telaga Sunyi ciptaan Koes Plus ini menyimpan kenangan yang mendalam bagi saya,” tulis Yudhoyono pada Ahad malam, 22 Agustus 2021.

Yudhoyono bercerita, pada tahun 60-an silam, ketika masih bermain band SMA di Pacitan, Jawa Timur, lagu ini kerap dia nyanyikan bersama teman-temannya. Tembang ini pun kembali dia nyanyikan untuk mengisi kesunyian hati setelah Ani Yudhoyono berpulang.


“Tembang yang manis meskipun bernada sedih ini, saya nyanyikan kembali guna mengisi “kesunyian hati” sejak almarhumah istri tercinta dipanggil oleh Yang Maha Kuasa,” kata Yudhoyono.

Ani Yudhoyono wafat pada 1 Juni 2019 setelah menjalani perawatan lantaran sakit kanker darah yang dideritanya. Yudhoyono mengatakan waktu memang terus berjalan dan kini sudah lebih dua tahun ia melanjutkan kehidupan tanpa Ani yang menjadi belahan jiwanya. Meski begitu, rasa rindu dan kehilangan masih menjadi keseharian baginya.

Sebagai orang beriman, SBY melanjutkan, ia telah ikhlas dan menerima takdir tersebut. “Namun sebagai manusia biasa, kesedihan yang saya alami tidak akan pergi begitu saja. Bagi saya, “to heal is to remember”,” ujarnya.

SBY menyertakan lima foto lukisan yang dibuatnya khusus untuk mengiringi tembang ini. Yudhoyono memang menekuni aktivitas melukis beberapa waktu belakangan ini.

Dia pun meminta doa dari para sahabat agar hatinya yang sunyi dapat berganti menjadi hati yang damai. “Semoga tembang dan lukisan ini dapat menemani kita semua yang masih harus membatasi kegiatan di masa pandemi saat ini. Salam sehat untuk kita semua,” pungkas Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.(tmp/red)