Connect with us

Ekonomi

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono Apresiasi Hendrik Sitompul Investasi di Sumut, Bangun SPBU dan Gedung Retail di Area Bandara Kuala Namu

Published

on

Hendrik Sitompul (kiri) saat menyambut kedatangan KASAL Laksamana TNI Yudo Margono yang diwakili Komandan Lantamal I Lakmana Pertama TNI Achmad Wibisono. (Foto/geo)

Medan, Geosiar.com,- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan niat Hendrik Halomoan Sitompul menunaikan janjinya berinvestasi di Sumatera Utara (Sumut). Anak Medan yang sukses membangun bisnisnya di Pulau Jawa ini, ‘nekat’ menanamkan modalnya dengan membangun SPBU dan gedung retail di area Kebandarudaraan Internasional Kualanamu seluas 4.980 m2.

Hendrik Sitompul dan Istri Ibu Marpaung bersama anak anak dan Uskup Agung saat peletakan batu pertama.(Foto/geo)

GROUND breaking atau peletakan batu pertama pembangunan SPBU dan Gedung Retail PT Petrol Niaga milik Hendrik Sitompul ini dilaksanakan pada Sabtu (21/8/2021). Hadir dalam ground breaking ini Kepala Staff Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, diwakili Komandan Lantamal I Lakmana Pertama TNI Achmad Wibisono, Direktur Utama Angkasa Pura Aviasi diwakili Head of Legal & Procurement PT Angkasa Pura Aviasi, Dedi Al Subur, Executive General Manager Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, diwakili Riyanto, Pjs Executive General Manager Pertamina MOR I Medan Jefry Afandi, Kapolsek Bandara Kualanamu JH Damanik, Uskup Agung Medan, Orangtua dan keluarga Hendrik Sitompul, Yayasan Don Bosco, Pastor Paroki Batang Kuis, Pastor Uli Sihombing, dan Panti Asuhan (Susteran).

Selama ini, Hendrik telah membangun bisnisnya di Pulau Jawa. Kemudian ia mengembangkan bisnisnya ke Kalimantan, NTT, NTB, Pulau Sumatera dan Batam. “Hingga saat ini, kami memperkerjakan sekitar 2 ribu orang lebih yang tersebar di 22 kota di Indonesia,” kata Hendrik dalam sambutannya.

Sebagai pengusaha asal Sumatera Utara, Hendrik Sitompul tak lupa akan kampung halamannya. Meski sudah malang melintang berbisnis di Pulau Jawa dan Kalimantan, kini Hendrik ‘pulang kampung’ untuk berinvestasi demi membangkitkan kembali perekonomian Sumatera Utara di masa pandemi Covid-19.

Melalui salah satu perusahaannya, PT Petrol Niaga yang bergerak di bidang distribusi bahan bakar minyak (BBM) baik yang bersubsidi maupun untuk industri (nonsubsidi), minyak pelumas, LPG, dan aviasi (bahan bakar pesawat terbang), Hendrik Sitompul membangun SPBU dan Gedung Retail di area Kebandarudaraan Internasional Kualanamu.

Hendrik berharap, bisnis yang dibangunnya di kawasan Bandara Kualanamu ini dapat memberi manfaat bagi masyakat luas. “Bisnis saya sebenarnya besar di Pulau Jawa. Tapi hasil dari bisnis saya itu, saya bawa ke Sumut,” kata Hendrik disambut tepuk tangan undangan yang hadir.

Alumni Lemhanas Angkatan 52 ini mengungkapkan, banyak rekan-rekannya mempertanyakan kenekatan dirinya berinvestasi dengan jumlaj besar di masa pandemi ini. “Bagi saya, kondisi pandemi saat ini harus tetap disikapi dengan positif. Masa pandemi ini memang tidak enak, tapi kita tidak boleh menyerah. Apalagi bisnis kami di bidang migas, jadi tidak begitu berdampak,” ungkap mantan anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Laksamana TNI Yudo Margono diwakili Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono mengapresiasi keberhasilan Hendrik Sitompul dalam membangun bisnisnya. Danlantamal berharap, SPBU dan gedung retail yang dibangun Hendrik Sitompul ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat Sumut dan berdampak positif bagi perekonomian Sumut, khususnya Deliserdang.

Selain itu, Wibisono juga berharap, usaha ritail yang dibangun Hendrik Sitompul ini dapat mewadahi para pelaku UMKM yang ada di Sumut. “Jadi jangan lupakan para pelaku UMKM. Pak Hendrik juga harus memfasilitasi UMKM,” imbaunya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi diwakili Head of Legal & Procurement PT Angkasa Pura Aviasi, Dedi Al Subur bersyukur dengan investasi yang dilakukan Hendrik Sitompul di kawasan Bandara Kualanamu. Menurutnya, saat ini pengembangan Bandara Kualanamu sudah mulai berjalan sangat baik. Dikatakannya, pengembangan kebandarudaraan Kualanamu mengarah ke konsep Aerocity dengan berbagai gedung komersial di atas lahan 200 hektare, di antaranya terdapat taman hiburan, parkir logistik, fasilitas bengkel pesawat, komplek perdagangan, dan lain sebagainya.

“Tadi kita sudah melihat, konsep SPBU dan gedung retail yang akan dibangun sudah sangat baik dan mendukung pengembangan Bandara Kualanamu. Kami sangat mendukung,” kata Dedi.

Dedi pun berharap, dengan adanya SPBU nanti akan menjadi salah satu pelengkap fasilitas untuk mempermudah alat transportasi darat menuju Bandara maupun sebaliknya. “Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat berkontribusi dalam percepatan mendukung Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sebagai upaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan dimasa pandemi COVID-19,” tutur Dedi.

Executive General Manager Angkasa Pura II Bandara Kualanamu diwakili Riyanto menyebutkan, langkah Hendrik Sitompul berinvestasi di Kualanamu saat ini merupakan langkah yang sangat tepat. “Saat ini traffic penerbangan masih banyak diambil Singapura. Tapi kedepannya, kita yang akan ambil alih. Dan Pak Hendrik mengambil momen yang sangat tepat,” ujarnya.

Sebelumnya, Acara Diawali dengan Kebaktian yang dipimpin Uskup Agung Medan.(Foto/geo)

Rianto juga mengaku sangat mendukung Hendrik Sitompul membangun bisnisnya di Kualanamu sehingga dapat memberikan nuansa yang lebih baik bagi pengembangan bandara. “Sebagai pengusaha, Pak Hendrik telah memberi makan banyak orang dengan mempekerjakan mereka. Ke depan semoga bisnis bapak semakin maju sehingg bisa lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” harapnya.

Pjs EGM Pertamina MOR I Medan, Jefri Affandi menilai, Hendrik Sitompul merupakan seorang entrepreneur yang mengelola bisnisnya secara modern. “Ini terlihat dari bisnis yang akan dibangun ini, berkonsep modern dan menunjang pengembangan bandara. Apapun energi yang dibutuhkan masyarakat, nantinya tersedia di sini,” pungkasnya. (red/*)