Connect with us

Daerah

985 Narapidana Terima Remisi di Lapas Tebingtinggi

Published

on

Lapas Tebing Tinggi.(Foto/ist)

Tebingtinggi, Geosiar.com,- Sebanyak 985 narapidana di Lembaga , Pemasyarakatan Tebingtinggi, mendapatkan remisi umum (RU) atau pengurangan masa hukuman saat peringatan HUT ke-76 Republik Indonesiapada 17 Agustus 2021.


Kepala LapasKelas II B Tebingtinggi, Herliadi S.Sos mengatakan remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat administratif maupun substantif, sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan serta Kepres Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

“Syarat administratif yakni narapidana yang bersangkutan sudah divonis, atau mendapat kekuatan hukum tetap, serta sudah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan masa pidana untuk kasus pidana umum,” kata Herliadi didampingi KPLP Franda Saragih, Kasibinadik Leonarnad Panjaitan,Kasubsi Registrasi Ziko Manalu,Rudy Purba SH Kasubsi Keamanan, Selasa (17/8/2021).

Herliadi juga menjelaskan bahwa 65 persen narapidana dari total 1.757 orang yang memenuhi syarat untuk diusulkan mendapat Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2021. Selain syarat administratif, narapidana juga harus berkelakuan baik selama menjalani masa pidana.Berdasarkan data Surat Keputusan Remisi , 628 narapidana mendapatkan Remisi normal dan 357 narapidana mendapat Remisi PP 99 tahun 2021.

” Saat ini, ada 1757 warga binaan diantaranya 1294 narapidana dan 463 tahanan.Klarifikasi berdasarkan jenis kelamin dan anak pidana.Pria 967 orang, wanita 18 orang.Remisi Normal yang belum memenuhi syarat 90 orang, Remisi PP 99 tahun 2012 yang belum memenuhi syarat 219 orang.

“Pemberian remisi ini diharapkan menjadi stimulus bagi warga binaan untuk berkelakuan baik dan berperan aktif dalam program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas Tebingtinggi.

Ada pun penyerahan remisi secara resmi dihadiri Wakil Walikota, Ir.Oki Doni Siregar, Plh Ketua Pengadilan Negeri, Mangapul Saragih SH MH, Mewakili Kapolres, Komandan Koramil 13, Kapten Budiono. wakil ketua DPRD, Azhar.Selain itu setelah pemberian remisi juga mendengarkan pidato secara virtual.(as)