Connect with us

Nasional

602 Kasus Tambahan, Papua Barat Tembus Rekor Positif Covid

Published

on

Jakarta, Geosiar.com,– Satgas Covid-19 Papua Barat melaporkan terdapat penambahan 602 kasus positif terpapar virus corona (Covid-19), Rabu (14/7). Kasus-kasus baru itu berasal dari 10 kabupaten dan kota di provinsi itu yang dicatat dalam 24 jam terakhir.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat Arnold Tiniap menyatakan tambahan 602 kasus positif hari ini tercatat sebagai kasus terbanyak sepanjang Pandemi Covid-19 di provinsi itu. “Ini kasus terbanyak, tambah 602 sehingga total kasus positif (aktif) saat ini bertambah menjadi 3.904 orang,” kata Arnold, Rabu, seperti dikutip dari Antara.

Ia kemudian merinci bahwa ratusan kasus baru itu berasal dari kota Sorong 246 orang, Teluk Buntuni 141 orang, Manokwari 114 orang, Fakfak 40 orang, Kaimana 27 orang, dan Sorong Selatan 16 orang. Kemudian kabupaten Sorong 11 orang, Manokwari Selatan empat orang, Tambrauw dua orang, dan Kabupaten Raja Ampat satu orang.

Vaksinasi Tanpa Vaksin “Hari ini ada pula tambahan tiga kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19 berasal dari kabupaten Fakfak, Sorong Selatan dan Teluk Wondama, sehingga total kasus meninggal Papua Barat jadi 219 orang,” ujar Arnold.

Arnold menerangkan ada 3.904 pasien Covid-19 masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri tersebar di 13 kabupaten dan kota di provinsi Papua Barat. “Sebanyak 3.904 pasien Covid-19 Papua Barat saat ini berasal dari kabupaten Manokwari 1.680 orang, Kota Sorong 353 orang, Teluk Bintuni 593 orang, Fakfak 456 orang, kabupaten Sorong 26 orang, Teluk Wondama 287 orang. Raja Ampat 154 orang, Kaimana 184 orang, Sorong Selatan 83 orang, Manokwari Selatan 83 orang, Tambrauw empat orang, Maybrat satu orang, dan Kabupaten Pegunungan Arfak belum ada laporan,” ujarnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebutkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia akibat paparan virus Corona telah menembus 606 orang sejak awal pandemi. Per hari ini disebutkan ada tambahan 14 kematian baru akibat terpapar Covid di wilayah NTT.

“Kasus meninggal dunia sebanyak 14 orang ini hanya satu hari. Dan, ini merupakan kasus meninggal dunia terbanyak sejak daerah ini dilanda pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan, 14 pasien Covid-19 yang meninggal dunia itu berasal dari lima kabupaten/kota di NTT, yaitu Kabupaten Nagekeo satu orang, Kabupaten Lembata dua orang dan Kabupaten Manggarai Barat tiga orang. Selain itu Marius menerangkan di Kabupaten Ende empat orang dan Kota Kupang empat orang yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona. Dia menyatakan sejauh ini kasus meninggal akibat Covid-19 yang tertinggi di provinsi itu terdapat di Kota Kupang mencapai 205 orang, menyusul Kabupaten Sumba Timur 52 orang. Selanjutnya di Kabupaten Flores Timur sebanyak 36 kematian, Kabupaten Ende ada 34 orang meninggal, dan Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores terdapat 32 yang telah wafat karena paparan Covid 19. (cn/ant/red)