Connect with us

Sumut

Terkait Pemecatan Pegawai KPK, PMPHI SU Menilai Eks Pimpinan KPK Berbaris Bela “Orang Bodoh”

Published

on

Ketua PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat. (Foto/ist)

Medan, Geosiar.com,- Koordinator Wilayah(Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat berharap kepada para mantan Pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) berhenti mencari kesalaham Pimpinan KPK. Seharusnya memberi semangat agar KPK bekerja maksimal.

“Kami berharap kepada para mantan Pimpinan KPK berhenti baris berbaris mencari kesalahan Pimpinan KPK sekarang, tolong beri semangat kepada mereka agar bekerja maksimal melanjutkan tugas yang belum tuntas. Untuk apa mereka berbaris menjelaskan Pemecatan Pegawai KPK, harus diingat Undang Undang KPK yang sekarang sangat jauh berbeda dengan yang lama,” tegas Gandi, Minggu (20/6/2021).

Pegawai KPK sekarang lanjut Gandi, sudah diatur oleh BKN, jadi yang namanya UU yang baru pasti masih janggal. “Mantan Narapinada juga ikut memanasi Pimpinan KPK sekarang. Mereka giring Komnas HAM itu seperti Tuhan. Jadi kalau tersinggung ke Komnas HAM,” katanya.

Gandi menilai, tidak pantas rasanya “orang bodoh” atau yang tidak Lulus dibela. “Jadi, sangat keterlaluan dan yang membela itulah yang paling bodoh. Kalau tidak setuju BKN yang menentukan Lulus atau tidak kenapa tidak diprotes sebelum BKN melaksanakan tugasnya,” tambahnya lagi.

Lebih jauh kata Gandi, orang atau kelompok yang tidak senang dengan Firli Bahuri semenjak test ke KPK, itu saja hanya bertambah mantan Narapidana ada yang bersuara masalah Etika. “Kami menduga mereka cemburu kemampuan dan prestasi Firli anak orang miskin, tidak pakai sepatu ke sekolah, baju cuci kering. Seharusnya semua kita ini harus bangga dan mendukung Firli. Para mantan Pimpinan KPK sebaiknya cepat sadar dan memberi semangat agar Firli Pimpinan KPK sekarang lebih sukses dari mereka, jangan ikut lagi unjuk rasa,” tegasnya.

Ini sepertinya, lanjut Gandi, berbaris memberi keterangan, seolah olah penjahat berat Pimpinan KPK yang sekarang. Namun tak perlu malu karena Firli lebih berkarakter. Untuk itu, katanya, dimohon kepada semua kelompok maupun pribadi agar tidak membuat persoalan yang tidak harus dipersoalkan.

“Kami tetap berharap Pimpinan KPK jangan terjebak otak Aktor gelap, dan pemain untuk melumpuhkan kinerja KPK. Jangan kecewakan masyarakat luas,” harap Gandi.(rel/red)