Connect with us

Ekonomi

Walikota Medan Terima Kunjungan Dubes Belarus, Ketua KADIN Medan Ingin Tingkatkan Kerjasama

Published

on

Walikota Medan foto bersana Dubes Belarus, Ketua KADIN Medan dan pengurus KADIN Medan lainnya. (Foto/ist)

Medan, Geosiar.com, – Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, menerima kunjungan Dubes Belarus Valery Kolesnik dan Konselor Komersial Aliaksei Leachymau beserta Ketua KADIN Medan Arman Chandra, Wakil Ketua KADIN Medan bidang Inkraf, Telematika, Kerjasama Daerah dan Luar Negeri Abdul Razak Nasution, Wakil Ketua Bidang Sosial, Pendidikan dan Kesehatan Inggit Luimenta dan Sekretariat KADIN Medan Yulianti Nasution, bertempatdi Ruang tamu Kantor Wali Kota Medan, Selasa (08/06/2021).

Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan kerjasama antar kedua negara di bidang pertukaran mahasiswa, parawisata dan investasi.

Mengawali pertemuan tersebut, Wali Kota Medan didampingi sejumlah pimpinan OPD lingkungan Pemko Medan, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dubes Belarus dan Ketua KADIN Medan beserta rombongan lainnya.

Wali Kota Medan menyebut, dengan kunjungan ini tentunya akan meningkatkan silaturahmi dan kerjasama kedua negara khususnya di Kota Medan dalam menggali potensi dari masing-masing Negara.

“Selamat datang di Pemko Medan, dari pertemuan ini saya berharap kita dapat menggali potensi dari negara indonesia khususnya kota Medan untuk selanjutnya dapat dikerjasamakan,” kata Bobby Nasution.


“Belarus dan Indonesia menikmati persahabatan yang sangat erat. Indonesia bahkan merupakan negara di Asia Tenggara yang menjadi mitra perdagangan utama Belarus. Kita tumbuh bersama. Saya harap bisa lebih kuat lagi kerja sama di tahun berikutnya,” sambung Bobby.

Selanjutnya Ketua KaDIN Medan Arman Chandra memberi salam atas nama Ketua KADIN Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara.”Selama ini, produk ekspor Belarus ke Indonesia adalah pupuk, potasium, truk, alat pertanian, olahan minyak, dan mesin. Sedangkan produk Indonesia yang diimpor Belarus adalah produk pertanian, seperti karet, kopi, kakao, dan komponen otomotif serta fiber optik,” sebut Arman Chandra.

“Masih banyak ruang untuk berkembang bagi Belarus dan Indonesia. Dan saya ingin capai peningkatan kerja sama dagang, pendidikan hingga budaya di masa depan,” lanjut Arman Chandra, alumni Lemhannas RI yang juga Ketua Forum CSR Sumatera Utara ini.


Selain membahas potensi perkembangan kerja sama, Dubes Belarus Valery Kolesnik bersyukur dengan layanan bebas visa yang diterima warganya dari Indonesia. “Dengan begini, pebisnis Belarus bisa dengan mudah ikut dan hadir forum bisnis dan melaksanakan bisnis dengan Indonesia tanpa repot mengurus visa lagi,” tutupnya. (rel/red)