Connect with us

Daerah

Aniaya Warga Miskin, Pengusaha Juice Diperiksa

Published

on

Korban. (Foto/ist)

Tebingtinggi, Geosiar.com,- Bun Hiong (50) warga Jalan Persatuan No. 23 A, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Tebingtingi mengaku menjadi korban penganiayaan dengan kekerasan (Anirat ) yang dilakukan seorang pengusaha minuman Juice,Ahe.

Selain sebagai pengusaha minuman, pelaku juga aktif sebagai atlet olah raga Muathai Tn alias Ahe ,Kamis (3/6) Pukul 22.30 WIB.

Akibat kejadian itu, korban Bun Hiong menderita luka berat dan memar karena dianiaya dengan tangan kosong dan pecahan gelas. Korban yang tidak berdaya itu, dilarikan warga ke RSU Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi dan terus dalam perawat medis.

Sebanyak sembilan jahitan, akibat luka robek dibagian kepala dan wajah korban. Belum lagi bengkak dan memar di wajah dan tubuh korban. Kemudian, pendarahan dibagian mata dan belum lagi dibagian lutut.

Belum diketahui secara rinci penyebab atau asal muasal terjadinya penganiayaan itu, diperkirakan masalahnya sepele dan menjadi dendam yang berkepanjangan. Kasus Anairat itu terjadi di Jalan Persatuan, Gang Pekong, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Tebingtinggi.

Menurut informasi beredar, pelaku saat itu dalam keadaan mabuk. Kita sudah laporkan ke pihak berwajib, kami mohon kepada Kapolres Tebingtinggi agar dapat menangani kasus ini dengan secepatnya dan minta terus diproses. Kita minta seadil adilnya, proses tetap dilanjutkan ke meja hijau,”pinta saksi Rita Kusuma Alias Ahai istri korban.

Bahkan kata istri korban pula,kasus ini sedang ditangani pihak Reskrim tanda bukti lapor korban Nomor : STTLP /B /389/VI/2021/SPKT/PolresTebingtinggi/Polda Sumatera Utara. Untuk sementara ini, korban Bun Hiong masih menjalani rawat inap di RSU Poldasu Bhayangakari Cabang Tebingtinggi.

Sementara itu, menurut sumber di Satreskrim hari ini, Senin ( 7/6) pelaku masih diperiksa dan belum diperbolehkan pulang.(as)